Hengkang dari Partai Demokrat, Ini Alasan TGB Zainul Majdi Pilih Gabung ke Partai Golkar

Hengkang dari Partai Demokrat, Ini Alasan TGB Zainul Madji Pilih Gabung ke Partai Golkar

Hengkang dari Partai Demokrat, Ini Alasan TGB Zainul Majdi Pilih Gabung ke Partai Golkar
Instagram TGB Zainul Majdi
Hengkang dari Partai Demokrat, Ini Alasan TGB Zainul Majdi Pilih Gabung ke Partai Golkar 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - TGB Zainul Madji mengungkapkan alasannya memilih bergabung dengan Partai Golkar.

Alasannya, pertama, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, ingin membangun Indonesia dengan Islam Wasathiyah.

"Bagi saya membangun Indonesia adalah tentang ber-fastabiqul khairat, berlomba dalam kebajikan dengan prinsip falsafah jalan tengah wasathiyyah atau moderasi," ujar TGB melalui keterangan pers resmi, Jumat (21/12/2018).

Menurut dia, Golkar merupakan partai politik yang tepat untuk meneruskan cita-cita tersebut.

Baca: MUI Kalbar Audiensi Bersama Gubernur Sutarmidji, Pengenalan Struktur Pengurus dan Program Kerja

Baca: Mnet Gelar Voting Penampilan Terbaik di MAMA 2018, Kang Daniel di Depan BTS

Baca: Polda Kalbar Gelar Pasukan Operasi Lilin Kapuas 2018, 2400 Personel Gabungan Dilibatkan

Baca: 2018 Akan Berakhir, Yuk Posting Best Nine 2018 Instagram, Begini Lho Cara Bikinnya!

Kedua, ia melihat Partai Golkar telah berusaha bertransformasi dengan merawat nilai baik sekaligus meninggalkan hal-hal negatif.

"Saya menangkap semangat ishlah itu dan saya ingin menjadi bagian dari institusi yang transformatif itu," ujar TGB.

"Semangat transformasi ini pada hemat saya sangat diperlukan bangsa kita dalam menghadapi perubahan yang sangat cepat di seluruh bidang," lanjut dia.

Ketiga, ia memilih Golkar karena secara pribadi mendukung Presiden Joko Widodo menjabat untuk periode kedua.

"Dukungan ini saya harapkan bergulir secara kelembagaan melalui Partai Golkar yang, dalam pandangan saya, dengan konsep kekaryaannya sesungguhnya sangat sebangun dengan semangat Pak Jokowi dalam membangun Indonesia," ujar dia.

TGB, yang sebelumnya kader Partai Demokrat, resmi menjadi kader Golkar.

Di Golkar, ia menjabat Korbid Keumatan DPP Partai Golkar dan Wakil Ketua Bappilu DPP Partai Golkar.

Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved