Kibarkan Bendera IMM, Mahasiswa Kecam Aksi Kekerasan Pemerintah Tiongkok

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) beserta Organisasi Universitas Muhammadiyah Pontianak, berorasi di Tugu Digulis

Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Madrosid

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ya' M Nurul Anshory

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) beserta Organisasi Universitas Muhammadiyah Pontianak, berorasi di Tugu Digulis seraya mengibarkan bendera IMM di Jl Ahmad Yani, Pontianak Selatan, Jumat (21/12) pagi.

Mereka mengecam tindak kekerasan yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok terhadap Muslim Uighur karena menyalahi Universal Declaration of Human Right (deklarasi universal hak asasi manusia- red)

Puluhan pemuda yang tergabung di IMM membawa bendera merah dengan logo IMM serasa berorasi menyampaikan tuntutannya.

Baca: Camat Muara Pawan Sambut Baik CSR dari PT PLN

Ketua DPD IMM Kalbar, Suharman mengatakan aksi bela Muslim Uighur hari ini dilakukan serentak seluruh Indonesia.

Aksi damai yang dilakukan di Bundaran Digulis Pontianak didasari oleh Peristiwa 11 September dimana Pemerintah Tiongkok mendeklarasikan perang melawan teror.

Sebagai dampaknya, 8 juta kaum Muslimin Uighur beraliran sufi dan berbahasa Turki di Provinsi Xinjiang menjadi korban kekerasan dari Pemerintah Tiongkok lantaran dituduh berafiliasi kepada jihadist Al Qaeda.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved