Upah Minimum 2019 di Kota Pontianak Ditetapkan Sebesar Rp2. 318.000, Dinas Tengah Sosialisasikan

Upah Mininum Kota Pontianak 2019 telah disahkan dan saat ini dinas terkait tengah melakukan sosialisasi pada perusahaan yang beroperasi di wilayahnya

Upah Minimum 2019 di Kota Pontianak Ditetapkan Sebesar Rp2. 318.000, Dinas Tengah Sosialisasikan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak, Junaidi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Upah Mininum Kota Pontianak 2019 telah disahkan dan saat ini dinas terkait tengah melakukan sosialisasi pada perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk menjalankan aturan tang telah ditetapkan tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak, Junaidi menjelaskan kenaikan UMK Pontianak sudah diputuskan melalui Penetapan Surat Keputusan Gubernur Kalbar nomor 579/DISNAKERTRANS/2018 tentang UMK Tahun 2019.

Besaran kenaikan yang ada hanya, 8.03 persen, dari tahun sebelumnya.

Ia berharap perusahaan dapat menjalankan aturan uang telah ditetapkan dan disepakati itu.

Baca: Durian Buah Musiman Yang Bermanfaat

Baca: Jelang Natal dan Tahun Baru, TNI-Polri Gelar Pertemuan Lintas Sektoral dengan Para Tokoh

Baca: Apel Besar Tiga Pilar, Kapolda: Bukan Hanya Mengatasi Masalah Pemilu 2019

Baca: Erwin Tobing Prihatin Kades Salah Dalam Penggunaan Dana Desa

"Untuk UMK Pontianak naik sekitar 8 persenan dari tahun 2018. UMK kita tahun 2018 Rp2.145.000 dan 2019 mendatang jadi Rp2.318.000," ucap Junaidi saat diwawancarai, Kamis (20/12/2018).

Telah disahkannya ketetapan UMK, maka menurutnya setiap perusahaan wajib menjalankannya, jangan sampai perusahaan melanggar.

"Ini sudah disahkan dan saat ini sudah tahap sosialisasi dan kita sudah mulai menyurati setiap perusahaan yang beroperasi di Kota Pontianak agar mengindahkan aturan ini,"tegas Junaidi.

Bagi perusahaan yang tidak mengindahkan aturan, maka sanksi siap diberikan. Junaidi sebut sanksi yang akan diberikan mulai dari teguran hingga sanksi tegas lainnya.

Setiap penetapan UMK yang dilakukan sudah diperhitungkan dengan matang, mulai tingkat inflasi hingga faktor lainnya.

"Saya harap semua perusahaan harus taat aturan. Tidak boleh melanggar aturan yang telah ditetapkan ini," tegasnya.

Didapatnya nominal Rp2.318.000, merupakan hasil rapat Dewan Pengupahan Kota Pontianak yang didalamnya terdiri dari unsur pengusaha, serikat pekerja dan juga berbagai instansi pemerintah.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved