Pejabat di Kemenpora Terjaring OTT KPK, Imam Nahrawi Minta Maaf

Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk atlet, untuk olahragwan atas tertangkapnya jajaran kami oleh KPK

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Menpora Imam Nahrawi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA -Tertangkapnya Deputi bersama dengan staf lainnya di Kemenpora oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Indonesia

Atas peristiwa itu, Imam Nahrawi juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh atlet dan komponen pemuda di Indonesia.

"Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk atlet, untuk olahragwan atas tertangkapnya jajaran kami oleh KPK," jelasnya di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Baca: 35 Tim Bola Voli Berlaga di Kejuaraan NN

Baca: Banjir Bandang Terjang Desa Longkotan dan Desa Bongkaras, 7 Orang Dilaporkan Hilang

Baca: DPRD Minta Bentuk Tim Selesaikan Masalah Kayu di Kapuas Hulu

Menurut Imam Nahrawi, kejadian tersebut sesungguhnya di luar dugaan dirinya.

Sama sekali kecewa saat mengetahui pegawai kementerian tidak mematuhi aturan yang berlaku.

Beberapa cara, sudah ditempuh termasuk seluruh eselon I, II, dan III diminta untuk melakukan penandatanganan Pakta Integritas mematuhi seluruh aturan yang berlaku.

"Pada saat rapim, kami menandatangani pakta integritas unuk mematuhi aturan. Termasuk soal anggaran yang harus akuntabel, transparan," ungkapnya.

Baca: Mayat Yang Ditemukan Tim SAR di Pantai Jungwok Gunungkidul Sudah Bengkak

Baca: Ditinggal Majikan, Burung Beo Pesan Makanan Menggunakan Perangkat Amazon Alexa

Sebelumnya, KPK melakukan serangkaian kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta pada Selasa (18/12/2018) malam.

Operasi senyap itu kali ini menyasar sejumlah pejabat di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemempora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Benar, malam ini ada tim dari penindakan KPK yang ditugaskan di Jakarta. Setelah kami mendapat informasi akan terjadi transaksi penerimaan uang oleh penyelenggara negara di Kemenpora," kata Ketua KPK Agus Rahardjo kepada wartawan, Selasa (18/12/2018).

Halaman
12
Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved