Usai Disegel, Balmon Pontianak Fasilitasi Izin Rapensi Singkawang

Rapensi nantinya akan diinisiasi oleh Pemkot Singkawang sehingga legal sepenuhnya dan akan bersiaran kembali bila sudah mengurus izinnya.

Usai Disegel, Balmon Pontianak Fasilitasi Izin Rapensi Singkawang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang, Sumastro (tengah) berfoto bersama usai rapat koordinasi keberadaan radio swara pendidikan Singkawang (Rapensi) di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda), Kantor Pemkot Singkawang, Jalan Firdaus, Selasa (18/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang menggelar rapat koordinasi keberadaan radio swara pendidikan Singkawang (Rapensi) milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda), Kantor Pemkot Singkawang, Jalan Firdaus, Selasa (18/12/2018).

Hadir dalam pertemuan Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Kelas II Pontianak, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Baca: Pemkot Singkawang Bentuk Satgas Percepat Perizinan Usaha

Baca: Insentif oleh Pemda Kubu Raya, Frans Nilai Sebagai Penghargaan Pada guru TK dan Paud Non PNS

Rapat ini buntut dari penyegelan yang dilakukan oleh Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Kelas II Pontianak karena keberadaan Rapensi diduga ilegal dan tak mengantongi izin, Kamis (6/12/2018).

"Penyegelan bukan harga mati, itu dalam rangka pembinaan untuk melakukan tertib penggunaan spektrum frekuensi," kata Kepala Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Kelas II Pontianak, Siti Hapsah Roy.

Rapensi nantinya akan diinisiasi oleh Pemkot Singkawang sehingga legal sepenuhnya dan akan bersiaran kembali bila sudah mengurus izinnya.

Balmon akan membantu sepenuhnya dalam proses perizinan. Prosesnya tidak akan lama. Namun untuk sementara Rapensi tidak boleh melakukan aktivitas siaran.

"Kanal frekuensi itu tersedia. Saya akan clear-kan frekuensinya," tutur Siti. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved