Selain Pembiayaan Bank, Bidang Pengembangan Profesi Badko Kalbar Ingin Ekonomi Syariah Berkembang

Tio Rizki Kurniawan meminta kepada para otoritas keuangan untuk tidak hanya fokus dalam peningkatan penyaluran pembiayaan

Selain Pembiayaan Bank, Bidang Pengembangan Profesi Badko Kalbar Ingin Ekonomi Syariah Berkembang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bidang Pengembangembangan Profesi (external) Badko HMI Kalbar, Tio Rizki Kurniawan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bidang Pengembangembangan Profesi (external) Badko HMI Kalbar, Tio Rizki Kurniawan meminta kepada para otoritas keuangan untuk tidak hanya fokus dalam peningkatan penyaluran pembiayaan dalam meningkatkan ekonomi syariah di Indonesia. Melainkan, sektor riil juga harus dikembangkan.

Tio mengatakan, saat ini peluang itu sudah ada, dimana pembiayaan syariah mulai meningkat. Dari beberapa tahun sebelumnya hanya berada di kisaran 5 persen, namun terakhir sudah mencapai 5,9 persen.

"Perbankan (syariah) kita sebenarnya cukup siap membuka dan kembangkan pembiayaan syariah, yang justru lebih lambat berkembangnya adalah sektor riilnya syariah itu sendiri," ujar Tio, Selasa (18/12/2018).

Baca: Anggaran KPPAD Kalbar Dipastikan Cair di Awal 2019

Sektor riil syariah ini, Tio mencontohkan adalah bagaimana membangun ekonomi melalui produk-produk halal, fasion, agrobisnis, dan lain sebagainya.

"Sebenarnya, modal pengembangan sektor riil ini saat ini sudah ada. Yaitu fasilitas infrastruktur yang sudah dibangun besar-besaran oleh pemerintah," tambahnya.

Tio menuturkan Dmdengan itu, selain meningkatkan efisiensi logistik, akan meningkatkan daya saing produk-produk halal asal Indonesia itu sendiri.

Di sisi lain, Bidang Pengembangan Profesi Badko HMI Kalbar ini juga berharap ekonomi pesantren terus meningkat seperti program strategis yang di canangkan BI. Karena ekonomi pesantren ini menjadi satu pendorong baru dalam peningkatan pasar dan produk syariah itu sendiri.

"Jadi jangan diselesaikan dari sudut perbankan syariah saja atau pembiayaan syariah, tapi kita bisa mendorong berbagai kegiatan. Coba saja lihat, saudara kita buka restoran halal, memng sudah halal. Hal-hal seperti ini harus dibangun," pungkas Tio.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved