Pontianak Populer 2018

Amoy Gantung Diri, Mayat Wanita di Septic Tank, Melahirkan di Jalan hingga 2 TNI Ditahan di Malaysia

Sungguh tragis apa yang dialami oleh Supriyatin (37), jenazahnya ditemukan dalam septic tank yang hanya berdiameter kurang lebih 1 meter.

Amoy Gantung Diri, Mayat Wanita di Septic Tank, Melahirkan di Jalan hingga 2 TNI Ditahan di Malaysia
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Pontianak dan Kubu Raya Populer: Amoy Gantung Diri, Mayat Wanita di Septic Tank, Melahirkan di Jalan hingga 2 TNI Ditahan di Malaysia 

Berikut 4 fakta yang Tribun himpun:

1. Sempat cekcok

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Purwanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan peristiwa penemuan mayat berjenis kelamin perempuan di Warung Sate Rojo Koyo Jalan M Alianyang Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Rabu (28/3/2018) sekitar pukul 07.30 WIB. SELENGKAPNYA>>>>

5. Wacana Kenaikan Gaji PNS di 2019, BKD Kalbar Tunggu Keputusan Resmi Kemenpan RB

Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Direktorat Kompensasi Aparatur Sipil Negara (ASN) mempertimbangkan untuk meminta kenaikan gaji bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Direktorat ini diketahui tengah menyusun konsep usulan kenaikan gaji pokok PNS pada 2019.

Alasan BKN mengusulkan kenaikan gaji PNS ini karena mempertimbangkan bahwa telah lebih dari dua tahun PNS tidak memperoleh kenaikan gaji pokok. Sedangkan tingkat inflasi dalam dua tahun terakhir bergerak sekitar 6-8 persen.

Tingkat inflasi ini lebih tinggi dari kenaikan gaji maupun daya beli PNS.

Terkait Hal ini, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Barat Drs Natalia Karyawati ME mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). SELENGKAPNYA>>>>

5. Miris! Ibu Muda di Kubu Raya Terpaksa Melahirkan di Jalan, Sempat Dibawa Pakai Tandu

Warga Jl. Parit Semangat Baru RT 003 RW 002 Desa Kubu Padi, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Nur Jennah (23) terpaksa melahirkan di jalan, Rabu (28/3/2018) sore.

Saat itu, Nur akan dibawa menuju RSUD Soedarso, Pontianak.

Sejak Subuh, Nur sudah merasakan sakit di perutnya. Sempat ditangani dukun beranak di kampungnya, Nur tak juga melahirkan.

Padahal saat itu kondisi air ketuban Nur sudah kering.

Ketika dukun beranak sudah tidak mampu, Nur kemudian akan dibawa ke RSUD Soedarso, di Pontianak.

Kondisi jalan yang rusak, membuat Nur harus ditandu sebelum dinaikkan ke atas pikap.

Sarito, guru di Pondok Pesantren Modern Nurul Amin menceritakan, saat tahu Nur kesulitan akan melahirkan, dirinya berusaha membantu. SELENGKAPNYA>>>>

Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved