Tokoh Pemuda Perbatasan Dukung Pemerintah Tutup Jalan Tikus
Tokoh Pemuda Perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Muhammad Fiqri sangat mendukung langkah Pemerintah
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Tokoh Pemuda Perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Muhammad Fiqri sangat mendukung langkah Pemerintah yang telah menutup semua jalan tikus atau jalan tak resmi di Perbatasan.
"Saya pikir apa yang dilakukan pemerintah sudah tepat untuk menutup jalan tikus tersebut. Karena dari jalan itulah keluar masuknya barang dan orang secara illegal," ujarnya kepada Tribun, Senin (17/12/2018).
Diharapkan, telah ditutupnya jalan tak illegal tersebut tidak ada lagi keluar masuk barang dan orang secara illegal. "Semuanya harus lewat secara resmi dari PLBN yang telah dibangun oleh Pemerintah," ucapnya.
Baca: Honor Perawat RSUD Abdul Aziz Rp 1.350.000
Menurutnya, selama ini keluar masuk barang dan orang di Perbatasan lebih banyak lewat jalan tikus. Dimana seharusnya tidak boleh karena tak resmi secara hukum. "Makanya tak heran masalah barang illegal dan narkoba mudah masuk ke Perbatasan, karena jalan tikus belum di tutup," ujarnya.
Maka dari itu, kata Fiqri seluruh masyarakat diperbatasan harus menjaga dan harus bersama-sama menjaga Perbatasan dari barang-barang illegal. "Jangan sampai ada lagi keluar masuk barang dan orang lewat jalan tikus, semuanya harus lewat PLBN Nanga Badau," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wakil-bupati-kapuas-hulu-antonius-l-ain-pamero2.jpg)