Pembacokan di Siantan

Situasi Sempat Memanas, Fauzie: Tersangka dan Korban Masih Bertetangga

Akibat sabetan senjata tajam, Ahmad Taufik menderita luka pada punggung, dada dan jari.

Situasi Sempat Memanas, Fauzie: Tersangka dan Korban Masih Bertetangga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ahmad Taufik menderita luka pada punggung, dada dan jari akibat sabetan senjata tajam sedang menjalani perawatan medis. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Peristiwa pembacokan terhadap pasangan suami istri Ahmad Taufik (56) dan Khotijah (49) warga Jalan Dharma Putra, Siantan, Pontianak Utara memantik keprihatinan tokoh masyarakat, Muhammad Fauzie.

Sekretaris IKBM Kalbar ini menuturkan, peristiwa tersebut sempat membuat situasi memanas. Namun, tak berlangsung lama.

Menurut dia, memanasnya situasi di lokasi kejadian, dimungkinkan warga sekitar kaget atas peristiwa itu.

Baca: Sutarmidji: Tenaga Honorer K2 Harus Dapat Gaji Sesuai UMR dan BPJS

"Situasi sempat memanas. Namun sudah diredam," jelas Fauzie.

Menurut Fauzie, peristiwa itu terjadi saat kedua korban keluar rumah untuk pergi undangan.

Fauzie menjelaskan, korban dan tersangka sebelumnya tak ada masalah, dan bahkan hidup berdampingan, karena rumahnya masih bertetangga.

Menurut keterangan warga sekitar dan saudara tersangka, lanjut Fauzie, tersangka diduga alami gangguan kejiawaan karena pengaruh narkoba.

Baca: BREAKING NEWS - Suami Istri Jadi Korban Pembacokan di Siantan, Tersangka Alami Hal Ini

"Tersangka pernah di serahkan ke Polisi, karena mengikat ibunya dan juga pernah diserahkan ke BNN," jelas Fauzie.

Terkait kasus pembacokan ini, lanjut Fauzie, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya, sepasang suami istri Ahmad Taufik (56) dan Khotijah (49) menjadi korban pembacokan seorang pria menggunakan senjata tajam di Jalan Dharma Putra, Siantan Hilir, Pontianak Utara, Senin (17/12/2-18) sekitar pukul 10.00 WIB.

Keduanya mengalami cedera akibat sabetan senjata tajam dan harus dibawa ke Rumah Sakit Umum St Antonius Pontianak.

Baca: KPU Batasi Penyerahan LPSDK Hingga Januari 2019

Akibat sabetan senjata tajam, Ahmad Taufik menderita luka pada punggung, dada dan jari.

Sementara istrinya, Khotijah menderita luka pada bagian sekitar dada.

Keduanya sempat dibawa ke Puskesmas 24 jam, kemudian dirujuk ke RSU St Antonius Pontianak.

Penulis: Jamadin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved