Rumah Rusak Akibat Abrasi, Konggo: Sebaiknya Masyarakat Tak Bermukim di Pinggir Sungai

Kita sarankan sebaiknya tidak membangun rumah di pinggir sungai, dikhwatirkan terjadinyan bencana longsor

Rumah Rusak Akibat Abrasi, Konggo: Sebaiknya Masyarakat Tak Bermukim di Pinggir Sungai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Anggota DPRD Sanggau, Ir Konggo Tjintalong Tjondro 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Terkait dengan satu unit rumah yang rusak akibat abrasi di Dusun Subah, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Anggota DPRD Sanggau, Konggo Tjintalong Tjondro mengimbau kepada masyarakat agar tak bermukim di pinggir sungai.

“Kita sarankan sebaiknya tidak membangun rumah di pinggir sungai, dikhwatirkan terjadinyan bencana longsor, abrasi maupun yang lainya. Dan tentunya sangat berbahaya, ” kata , Konggo Tjintalong Tjondro, Minggu (16/12).

Baca: Ismail: Program Paskas dapat Tingkat kan daya Infaq dan Sedekah Masyarakat Mempawah.

Politisi Partai Golkar Sanggau itu menegaskan, jika air pasang surut tentunya akan berdampak dengan terjadinya abrasi.

“Kalau surut kan bisa menimbulkan abrasi dengan cepat, karena bagaimana pun abrasi itu tetap akan terjadi. Dari itulah kita sarankan agar tidak membangun rumah di pinggir sungai, ” tegasnya.

Dengan adanya kejadian rumah rusak di dusun Subah, tentunya kita harapkan agar instansi terkait memberikan bantuan kepada korban sesuai dengan ketentuanya.

“Itu pun saya rasa terbatas juga bantuan. Dan yang terpenting memang disarankan agar tidak membangun di pinggir sungai, karena berbahaya tadi," jelas Konggo Tjintalong Tjondro lagi.

Baca: Hasil Liga 3 Babak 8 Besar: Bogor FC Kalah Telak, Duel Wilayah Timur Berkahir Imbang

Tokoh Pemuda Sanggau, Abang Indra berharap, agar Pemda Sanggau melalui instansi terkait untuk memberikan bantuan untuk korban rumah rusak di desa Subah, kecamatan Tayan Hilir.

Untuk itulah, ia berharap agar masyarakat tidak membangun rumah di pinggir sungai, karena dampaknya sangat berbahaya. “Baik itu bencana longsor maupun abrasi dan banjir. Sebaiknya mencegah terlebih dahulu, ” pesan Konggo

Jika pun memang sudah terlanjur bermukim di pinggir sungai, diharapkan agar tetap selalu waspada terhadap terjadinya bencana.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved