Citizen Reporter

IPNU Kota Pontianak Gelar Pelatihan Jurnalistik Pelajar

Dalam sambutannya o Ketua PC IPNU Kota Pontianak Rahmat,S.E mengatakan tujuan dari pelatihan ini agar pelajar dan pemuda tumbuh budaya literasi

IPNU Kota Pontianak Gelar Pelatihan Jurnalistik Pelajar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Pontianak menggelar pelatihan jurnalistik pada hari Sabtu (15/12/2018) bertempat di Hotel Merpati Pontianak. 

Citizen reporter
Harifin
Pengurus IPNU Kota Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Pontianak menggelar pelatihan jurnalistik pada hari  Sabtu (15/12/2018)  bertempat di Hotel Merpati Pontianak.

Acara yang difasilitasi oleh Kementerian Pemuda dan Olaharga RI, di ikuti 50 peserta dari utusan lintas organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan se Kota Pontianak.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Liverpool Vs Manchester United: Demi Puncak Klasemen Liga Inggris, Live RCTI

Baca: BMKG: Cuaca di Kayong dan Ketapang Berawan Siang Ini

Dalam sambutannya o Ketua PC IPNU Kota Pontianak Rahmat,S.E mengatakan tujuan dari pelatihan ini agar pelajar dan pemuda tumbuh budaya literasi menulis di bidang jurnalistik dan bisa memberikan informasi yang akurat terhadap masyarakat.

Acara yang berlangsung selama satu hari penuh tersebut di isi dengan materi Dasar-dasar Jurnalistik yang disampaikan oleh Budiono, salah seorang dosen IAIN Pontianak serta dilanjutkan materi Jurnalime Warga yang disampaikan oleh Abdul Hamid, salah seorang jurnalis warga dari Ruai TV Pontianak.

Sahabat Budiono, tidak hanya menyampaikan materi tentang jurnalistik tetapi juga memberikan tugas kepada seluruh peserta pelatihan jurnalistik melakukan praktik membuat tulisan dengan metode piramida terbalik.

Sementara itu Bapak Abdul Hamid mengajak seluruh peserta untuk menjadi jurnalisme warga dengan menyampaikan informasi di lingkungan sekitar mereka terkait dengan hal-hal apa saja terutama persoalan-persoalan sosial yang ada di lingkungannya.

Persoalan sosial yang ada dilingkungan sosial mereka harus diolah dahulu menjadi karya jurnalistik sebelum disampaikan kepada publik, baik lewat medos maupun media mainstream agar tidak menjadi hoax.

Seluruh peserta sangat antusias mengikuti pelatihan jurnalistik. Suasana pelatihan dibuat aktif, dan partispatif.

Ketua Panitia penyelenggara Edi Rianto berharap agar pelatihan jurnalistik semacam ini terus difasilitasi oleh Kemenpora kedepannya supaya pemuda yang ada di kota Pontianak tumbuh budaya literasi menulis terutama di bidang jurnalistik.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved