BKKBN Balut Kampanye Kampung KB dengan Perlombaan Sampan Bidar di Sekadau 

Ada pertanian, ada swasta. Kampung KB di Tanjung ini tematik spesifiknya adalah wisata,”

BKKBN Balut Kampanye Kampung KB dengan Perlombaan Sampan Bidar di Sekadau 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus melakukan kampanye untuk tidak nikah muda dan cukup punya dua anak. Berbagai hal dilakukan seperti pencanangan kampung KB di setiap daerah seperti yang dilakukan di Kabupaten Sekadau, Sabtu (15/12). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus melakukan kampanye untuk tidak nikah muda dan cukup punya dua anak. Berbagai hal dilakukan seperti pencanangan kampung KB di setiap daerah seperti yang dilakukan di  Sekadau, Sabtu (15/12/2018).

BKKBN kembali mencanangkan satu diantara desa di Sekadau sebagai kampung KB, kali ini dilaksanakan di Desa Tanjung Kecamatan Sekadau Hilir. Namun kali ini ada hal menarik dalam melakukan kampanye tersebut.

Sekretaris Daerah Sekadau Zakaria Umar mengatakan, integrasi bersama kampung KB di Sekadau begitu kentara. Ini dibuktikan dengan dukungan semua sektor yang ada di Kabupaten Sekadau, baik itu pemerintah daerah, Polri, TNI, tak terkecuali Kerajaan Kusuma Negara Sekadau.

Baca: KPU Beberkan Data Pemilih, Mengecek Nama hingga Urus Pindah Memilih

Baca: Grand Opening Cabang ke-8 Pondok Ale-Ale, Pimpinan Tribun Pontianak Beri Ucapan Selamat

“Pelaksanaan program KB ada lima upaya yang wajib dilakukan, masing-masing pengendalian penduduk, pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, peningkatan katahanan keluarga dan peningkatan kesehatan keluarga,” ujar Zakaria.

Pemerintah daerah, kata Zakaria, bersama sektor lainnya bersinergi untuk mendorong kegiatan pokok tersebut bisa tersampaikan kepada masyarakat. Semua program atau kegiatan pokok tersebut dirangkum menjadi kampung KB.

“Di Sekadau terdapat 18 kampung KB yang semuanya tematik. Ada pertanian, ada swasta. Kampung KB di Tanjung ini tematik spesifiknya adalah wisata,” ucapnya.

Baca: DJ Butterfly Akhirnya Resmi Dinikahi Pria Asal Indonesia, Ini Sosok Pengantin Prianya

Zakaria mengatakan, pemerintah daerah berkewajiban membangun infrastruktur. Sehingga, masyarakat tidak perlu jauh-jauh untuk mensejahterakan dirinya. Ia juga mengapresiasi pawai sampan dan perlombaan sampan bidar yang begitu meriah.

“Ini tentu menjadi cikal bakal kedepannya. Pendayung sampan bidar ada delapan orang. Memang belum masuk kategori nasional, karena sampan naga itu minimal 18 pendayung,” ungkapnya.

“Untuk personel sumber daya manusia (SDM) Sekadau oke. Dimana-mana Sekadau selalu juara I. Tinggal bagaimana kedepan menyiapkan perahu naganya,” timpal Zakaria.

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved