Hermanus Nilai DAD harus Jadi Mitra Kerja Pemerintah

Terlebih dalam konteks pembangunan sumber daya manusia yang berbudaya saat ini. Komunikasi aktif menjadi dasar utamanya

Hermanus Nilai DAD harus Jadi Mitra Kerja Pemerintah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus menilai Dewan Adat Dayak (DAD) harus bisa menjadi mitra kerja pemerintah dalam menyukseskan berbagai program, khususnya yang berkaitan dengan adat dan budaya.

Belum lama ini Dewan Adat Dayak Kecamatan Kuala Mandor B telah melakukan Musyawarah Adat ke 1.

"Terlebih dalam konteks pembangunan sumber daya manusia yang berbudaya saat ini. Komunikasi aktif menjadi dasar utamanya," ujar Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus.

Ia berharap DAD Kecamatan Kuala Mandor B mampu mandiri dan aktif dalam pemberdayaan dan pengelolaan potensi yang ada di lingkungan masyarakat adatnya. Potensi yang mampu dikelola, nantinya diharapkan akan menjadi produk unggulan yang berperan sebagai aset desa.

Baca: Yohanes Andriyus Wijaya Jabat Direktur PDAM Sanggau

"Lembaga adat dalam hal ini Dewan Adat Dayak dapat terus tumbuh agar ke depannya masyarakat adat tetap eksis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tentunya dengan aturan yang sudah baik dan tetap dalam koridornya dengan selalu menjunjung tinggi prinsip adat adil ka' talino bacuramin ka' saruga basengat ka' jubata atau bersikap adil terhadap sesama manusia, bersikap dan berbuat seperti kehidupan di surga, dan menggantungkan hidup hanya kepada Tuhan," katanya.

Sementara itu ketua DAD Kecamatan Kuala Mandor B, Leo Antonius Sahidin, menyebut Musyawarah Adat DAD Kuala Mandor B sebagai momen bersejarah. Selain untuk kali pertama digelar, ia menilai keberadaan lembaga adat sangat strategis karena tidak terpisahkan dengan kegiatan pembangunan yang ada di desa. Hal ini dikuatkan dengan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

"Dalam Musdat DAD ini kami akan membahas tema tentang akselerasi kearifan lokal dengan perilaku hidup berbangsa dan bernegara," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved