Gabung Garuda Group, Sriwijaya Tetapkan Dewan Komisaris

Sriwijaya Air menetapkan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi pasca keputusan joint operation atau kerjasama operasi

Gabung Garuda Group, Sriwijaya Tetapkan Dewan Komisaris
NET
Logo Sriwijaya Air 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sriwijaya Air menetapkan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi pasca keputusan joint operation atau kerjasama operasi (KSO), Sriwijaya Air yang memutuskan bergabung menjadi bagian dari Garuda Indonesia Group telah menetapkan Dewan
Komisaris dan Dewan Direksi baru ke dalam organisasinya.

Melalui press release yang disampaikan Sriwijaya Group ke Tribunpontianak co.id, keputusan tersebut diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan telah diresmikan melalui penyelenggaraan Serah Terima Jabatan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Sriwijaya Air.

Usai serah terima jabatan, komposisi di direktorat Sriwijaya Air tidak mengalami banyak perubahan.

Jika sebelumnya ada tujuh direktorat, kini Sriwijaya Air hanya menyisakan enam direktorat untuk mendampingi satu Direktur Utama.

Baca: Makan Camilan dari Sebuah Maskapai, Ibu Dua Anak Ini Sekarat Sesak Nafas Lalu Pingsan

Disisi lain, keputusan pembaharuan yang terjadi lebih banyak berkaitan dengan para pejabat yang mengisi kursi tertinggi di masing-masing direktorat maupun Dewan Komisaris.

Dari sekian daftar nama, dua diantaranya yakni I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang dinobatkan menjadi Komisaris Utama dan Pikri Ilham Kurniansyah sebagai Komisaris akan berjalan efektif apabila sudah mendapatkan persetujuan secara resmi dari Kementerian BUMN.

Untuk diketahui saat ini dua orang tersebut masing-masing menjabat sebagai Direktur Utama dan Direktur Niaga di Garuda Indonesia.

Dalam sambutannya pada acara Serah Terima Jabatan, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang akrab disapa dengan Ari Askhara menuturkan bahwa dilakukannya joint operation ini semata-mata hanya untuk memperbaiki ekosistem penerbangan di Indonesia.

Baca: Tenangkan Pendemo Yang Geruduk Kantor, Pertamina Sampaikan Sudah Tambah Kuota LPG 3kg 10 Persen

“Tak bisa dipungkiri bahwa saat ini bisnis penerbangan Indonesia tengah mengalami masa-masa
sulit. Untuk itu Garuda Indonesia Group yang notabene milik negeri akan bersinergi bersama maskapai swasta Sriwijaya Air Group untuk dapat terus membangun transportasi udara yang diharapkan akan dapat memberikan konstribusi dalam pembangunan bangsa dan negara secara merata,” terang Ari.

Disisi lain, Chandra Lie yang kini menduduki jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama Sriwijaya Air menyambut gembira joint operation bersama Garuda Indonesia Group.

“Secara brand, kerjasama ini tentu akan bernilai positif dan menguntungkan bagi Sriwijaya Air. Kami optimis ke depan bersama Garuda Indonesia Group Sriwijaya Air dapat meningkatkan kualitas penerbangannya. Baik itu dari sisi bisnis maupun operasionalnya,” kata Chandra Lie.

Tak hanya Sriwijaya Air, maskapai penerbangan Nam Air juga akan bergabung ke dalam Garuda
Indonesia Group bersama dengan Garuda Indonesia dan Citilink.

Penulis: Maskartini
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved