Smart Woman

Duta HIV AIDS Kalbar 2018, Sempat Termakan Mitos-mitos HIV AIDS, Begini Pengakuannya

Bagi Nisa virus ini spesial, dan tidak semudah yang kita bayangkan penularannya, karena butuh kontak langsung dengan cairan tubuh kita.

Duta HIV AIDS Kalbar 2018, Sempat Termakan Mitos-mitos HIV AIDS, Begini Pengakuannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Duta HIV/AIDS Kalimantan Barat 2018, Annisa Maharani Nasran. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebelum menjadi duta HIV AIDS Kalimantan Barat 2018, Annisa Maharani Nasran mengaku sempat termakan beragam mitos mengenai penyebaran virus HIV/AIDS.

"Nisa juga dulu mikirnya kalau kita pegangan tangan bisa tertular, kepancit air liurnya waktu ngomong bisa tertular, ternyata nggak," katanya.

Baca: Terpilih Sebagai Duta HIV AIDS Kalbar, Nisa Akan Lakukan Ini

Baca: Berawal Dari Video YouTube, Nisa Jadi Duta HIV AIDS Kalbar 2018

Bagi Nisa virus ini spesial, dan tidak semudah yang kita bayangkan penularannya, karena butuh kontak langsung dengan cairan tubuh kita.

Meski begitu, tidak semua cairan tubuh memiliki potensi untuk menularkannya, ada cairan tubuh yang berpotensial ada yang tidak.

Baca: LIVE STREAMING Liga Europa di RCTI, Videoton FC vs Chelsea & Arsenal vs Qarabag FK

Baca: Aset 50 Orang ”Crazy Rich Indonesian” Cetak Rekor Baru Mencapai Rp 1.870 Triliun

Cairan tubuh yang berpotensial, misalnya cairan darah, cairan kelamin baik itu dari sperma maupun vagina dan juga air susu ibu.

Duta HIV/AIDS Kalimantan Barat 2018, Annisa Maharani Nasran. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Duta HIV/AIDS Kalimantan Barat 2018, Annisa Maharani Nasran. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA)

Sedangkan cairan tubuh yang tidak berpotensi, seperti air mata, air liur, serta keringat.

"Itu tidak berpotensi, karena jumlahnya tidak cukup banyak untuk menularkan. Jadi kita salaman, atau makan pakai tempat yang sama atau toilet yang sama itu nggak bakal ketularan," ungkapnya.

Mengenai penyebarannya, yang masyarakat wajib tahu, bahwa virus HIV/AIDS tidak menyebar melalu hubungan sosial, namun berpotensi melalu hubungan seksual.

"Jadi kalau hubungan sosial, mau bercengkrama, bersosialisasi nggak apa-apa. Bukan jamannya lagi kita mengucilka," kata Nisa. 

Yuk Follow Akun instagram tribunpontianak:
Penulis: Bella
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved