Sering Mendapat SMS Atau Telepon Berpotensi Penipuan?, Coba Cara Ini Agar Aman

Lebih lanjut dipaparkan, ada berbagai macam modus penipuan yang sering muncul. Seperti meminta informasi kode verifikasi atau One-Time Password (OTP)

Sering Mendapat SMS Atau Telepon Berpotensi Penipuan?, Coba Cara Ini Agar Aman
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Vice President ICT Security Management Telkomsel, Yohannes Glen menyapaikan paparan mengenai wapada penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel di Jakarta, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Anda sering mendapatkan pesan singkat (Short Message Sevice-SMS) berpotensi penipuan?. Ada baiknya meningkatkan kewaspadaan.

Menyikapi maraknya kasus penipuan melalui telepon seluler dan SMS, membuat satu di antara operator telekomunikasi nasional, Telkomsel, merilis himbauannya. Para pelanggan Telkomsel diharapkan waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel.

Baca: Dorong Digitalisasi Bisnis, Telkomsel dan Perum Peruri Teken MoU

Baca: Kabar Baik, Pelanggan Telkomsel Berkesempatan Dapatkan Hadiah 1 Unit Mercedes Benz CLA Akhir 2018

“Telkomsel serius menangani maraknya penipuan kepada pelanggan kami. Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu waspada terhadap beragam bentuk penipuan. Telkomsel tidak pernah meminta data diri, password atau kode verifikasi kepada pelanggan untuk alasan apapun. Data diri, password atau kode tersebut harus selalu dijaga kerahasiaannya seperti halnya PIN ATM atau bank," ujar Vice President Corporate Account Management Telkomsel, Primadi K Putra, sebagaimana rilis yang diterima www.tribunpontianak.co.id, Rabu (12/12/2018).

Lebih lanjut dipaparkan, ada berbagai macam modus penipuan yang sering muncul. Seperti meminta informasi kode verifikasi atau One-Time Password (OTP) di aplikasi MyTelkomsel yang dikirimkan melalui SMS.

Selain meminta password atau kode verifikasi aplikasi MyTelkomsel. Selanjutnya modus penipuan akan meminta pelanggan untuk memberikan kode verifikasi atas pembelian layanan Telkomsel yang terkirim melalui SMS.

Senada, GM External Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin, juga mengatakan bahwa pelanggan sejatinya tak perlu khawatir. Namun, tetap harus waspada.

“Apabila pelanggan merasa tidak melakukan aktivitas yang disebutkan dalam SMS, pelanggan tidak perlu menanggapi SMS tersebut dan tidak menginformasikan kode verifikasi tersebut apabila diminta oleh pihak tidak dikenal. Dengan memberikan password atau kode verifikasi kepada orang lain sama saja dengan memberikan akses kepada orang lain untuk melakukan transaksi apapun melalui aplikasi MyTelkomsel,” lanjut Denny.

Lantas bagaimana tindak lanjut jika mendapati bahwa sedang berpotensi menjadi korban penipuan via operator?. Ia mengungkapkan, bahwa pelanggan yang merasa telah login aplikasi MyTelkomsel di beberapa device/perangkat, dapat melakukan logout otomatis dengan cukup menghubungi *323*20#.

Pelanggan akan mendapatkan notifikasi melalui SMS dan secara otomatis ter-logout atau keluar dari semua akses aplikasi MyTelkomsel.

Denny juga menambahkan dalam menyampaikan segala informasi untuk pelanggan, baik mengenai program, layanan, produk, ataupun promosi berhadiah, Telkomsel selalu menggunakan mekanisme pemberitahuan resmi. Seperti melalui surat, pemberitaan di media massa nasional, informasi di GraPARI terdekat atau di Call Center Telkomsel, serta situs resmi perusahaan di www.telkomsel.com.

Jika terjadi penipuan, pelanggan dapat menghubungi layanan call center 24 jam dengan menghubungi 188, atau mengiirmkan SMS pengaduan yang dikirimkan ke 1166 secara gratis dengan format PENIPUAN#NO. MSISDN PENIPU#ISI SMS PENIPUAN.

Lalu menghubungi melalui chatting dengan asisten virtual di LINE, Telegram, dan Facebook Messenger Telkomsel, email cs@telkomsel.co.id, atau melalui facebook.com/telkomsel dan Twitter @telkomsel. (*)

Penulis: Ishak
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved