Radikalisme Mulai Memapar Generasi Milenial

Halim menjelaskan Salah satunya akibat penggunaan teknologi. Perkembangan teknologi yang justru menyebarkan (membuat negara) sekuer.

Radikalisme Mulai Memapar Generasi Milenial
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Nur Halim, Mahasiswa IAIN Pontianak 

Opini

Nur Halim

Mahasiswa IAIN Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Radikalisme ialah sebuah kelompok atau gerakan politik yang kendur dengan tujuan mencapai kemerdekaan atau pembaharuan electoral yang mencakup, mereka yang berusaha mencapai republikanisme, penghapusan gelar, retribusi hak milik dan kebebasan pers, dan dihubungkan dengan perkembangan liberalisme.

"Radikalisme telah memapar generasi milenial di Indonesia. Kaum milenial yang terpapar radikalisme bahkan sudah on side melakukan terorisme Penelitian terhadap generasi milenial usia 12-18 tahun juga mengungkap penyebab mereka terpapar radikalisme," ujar Halim, Rabu (12/12/2018).

Baca: Prosesi Pemecatan Dua Anggota Polres Kayong Utara

Baca: Perilaku Buang Sampah Sembarangan dan Dampaknya Bagi Lingkungan

Halim menjelaskan Salah satunya akibat penggunaan teknologi. Perkembangan teknologi yang justru menyebarkan (membuat negara) sekuer.

"Peran orang tua dan lingkungan cukup signifikan mempengaruhi generasi muda sehingga menjadi radikal. Selain itu, tidak adanya pengaruh positif dari lingkungan keluarga, juga menjadi penyebab," imbuhnya.

Halim menilai salah satu penyebab generasi milenial menjadi radikal ialah adanya orang yang dianggap bermakna di luar familinya.

Ini terjadi karena figur di keluarganya tidak ada yang ia idolakan.

"Faktor lain Keberadaan kelompok radikal yang menaungi lingkungan pergaulan sehari-hari milenial  juga turut berkontribusi membuat mereka terpapar radikalisme," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved