Pontianak Populer 2018

Phung Akui Habisi Mantan Pacar, Putri Mutilasi Ibu Kandung hingga Ucapan Gong Xi Fat Cai Mahfud MD

Tersangka pelaku merupakan mantan pacar korban, bernama lengkap Bun Jun Tjoi alias Fung choy (28) warga Parit Pangeran Siantan Hulu.

Phung Akui Habisi Mantan Pacar, Putri Mutilasi Ibu Kandung hingga Ucapan Gong Xi Fat Cai Mahfud MD
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Phung Akui Habisi Mantan Pacar bernama Vela (kanan), Putri Mutilasi Ibu Kandung hingga Ucapan Gong Xi Fat Cai Mahfud MD 

Dari informasi yang dihimpun, wanita tersebut diduga mengidap gangguan kejiwaan.

Sementara untuk korban sendiri diperkirakan telah berumur sekitar 80 tahun.

Korban pun dibawa ke RS Soedarso untuk dilakukan visum atau autopsi.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, M Husni mengatakan, pelaku telah diamankan di Mapolresta Pontianak untuk diperiksa lebih lanjut.

Jong Sui Jo tergeletak dengan simbahan darah, diduga menjadi korban pembunuhan sadis oleh anaknya HN yang diduga kuat mengalami gangguan kejiwaan

Jong Sui Jo tergeletak dengan simbahan darah, diduga menjadi korban pembunuhan sadis oleh anaknya HN yang diduga kuat mengalami gangguan kejiwaan (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Tangan dan Kaki Putus

Naas bagi JS (80) yang harus meregang nyawa di tangan putri kandungnya sendiri.

Kekejaman anaknya tak sebatas menghabisinya nyawa orang yang telah melahirkannya, pelaku berinisial HN (43) juga memotong tubuh ibunya jadi beberapa bagian.

Kasatreskrim Polresta Pontianak, M Husni mengatakan, dugaan pembunuhan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

"Sesampainya di TKP, kami memang menemukan adanya jasad seorang wanita atas nama JS (80) yang tergeletak tak bernyawa di dapur rumahnya," kata Husni saat diwawancarai usai melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, Kamis (5/7/2018).

Husni menjelaskan korban mengalami luka yang sangat parah pada bagian, leher, kedua tangan dan kaki yang putus akibat benda tajam.

"Tersangka adalah saudari HN (43) yang merupakan putri kandung korban," kata Kasat.

Pembantu Berhasil Kabur

Saat kejadian, di rumah tersebut ada tiga orang, ada korban, pelaku dan pembantunya yang menyelamatkan diri.

Satu diantara tetangga korban dan pelaku yang enggan disebutnya namanya mengaku mendapatkan informasi kejadian dari pembantu yang bekerja di rumah tersebut.

"Kita di sini tahu karena pembantunya teriak dan meminta tolong, tadi warga tolong dia melalui lantai dua. Untuk dia cepat keluar di teras lantai dua dan mengunci pintunya. Kalau tidak, bisa mati juga dibunuh," ucap warga yabg enggan disebutkan namanya ini sambil menyaksikan pihak kepolisian melakukan pengamanan lokasi, Kamis (5/7/2018). SELENGKAPNYA......

3. Sebut Islam Larang Ucapkan Selamat Imlek, Mahfud MD Skak Mat Orang Ini

Kehadiran Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden (UKP) bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), Prof Mahfud MD, di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (kalbar), , Senin (12/2/2018), meninggalkan kesan istimewa bagi masyarakat khususnya etnis Tionghoa.

Sang Profesor fenomenal hadir di Kota Seribu Kelenteng untuk menyampaikan ceramah Kebansaan di Aula Kantor Wali Kota.

Sebelum dan sesudah ceramah, ternyata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2011 itu berkeliling dan menikmati suasana kota menyambut Tahun Baru Imlek 2018 yang jatuh pada, Jumat (16/2018). 

Ia bahkan sempat menikmati sarapan bubur khas Kota Amoy bersama Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.

Menyambut Imlek kali ini, tokoh nasional kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur, 13 Mei 1957 tersebut, tampak gagah mengenakan busana etnis Tionghoa. 

Ia pun menyampaikan selamat Imlek kepada etnis Tionghoa di seluruh Tanah Air. 

Sebut Islam Larang Ucapkan Selamat Imlek, Mahfud MD Skak Mat Orang Ini

KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
 
Mahfud MD ke Kota Singkawang 

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) RCTI Liga Champion Malam Ini Kamis 13 Desember, Real Madrid & Man Utd

Baca: Klasemen Liga Champion: Inter Napoli Tersisih, Ini Daftar 15 Tim Lolos Babak 16 Besar Liga Champions

"Sama dgn mengucapkan selamat Tahun Baru 2018, Insyaallah tidak ada larangan dalam Islam utk sekadar mengucapkan Gong Xi Fat Cai, selamat tahun baru 2569. Mari bangun kedamaian," tulis Mahfud di akun Instagram-nya @mohmahfudmd, Selasa (12/2/2018).

Mahfud juga mem-postingan pernyataan serupa di akun Twitter miliknya, @mohmahfudmd.

Postingan ini pun mendapat tanggapan beragam dari netter.

Sebagian besar memuji sifat negarawanan Mahfud MD, namun ada pula yang kurang setuju dengan ucapan selamat Imlek tersebut.

Berikut komentar netter di akun Instagram @mohmahfudmd:

@loejhonny: Terima kasih Prof, Indonesia akan menjadi tentram dan damai dengan adanya orang seperti Bapak. Saya doakan Bapak selalu sehat.

@dewaanom26: Salah satu putra terbaik bangsa, great pak @mohmahfudmd

@loveshahnaz26: Panjang umur dan sehat selalu ya Prof. Indonesia membutuhkan panutan seperti bapak.

@lilychiko: Sehat sll pak, diberkati selalu

Ada pula yang seperti ini yang langsung ditanggapi sang Profesor:

Ini tanggapan Mahmud MD:

@mohmahfudmd: Anda tak usah ngucapkan saja kalau Anda anggap itu dosa. Saya akan tetap mengucapkan: selamat tahun baru 2018, srlamat tahun baru Imlek 2569, Gong Xi Fat Cai.

@mohmahfudmd: Imlek itu bkn upacara agama. Ia hitungan tahun Cina yg sdh 2569 tahun; jauh lbh tua dari thn hijriyah Islam yg baru 1439 thn atau tahun masehi yg baru 2018 tahun. Jadi ini hrs kita hormati sbg salah satu petanda peradaban manusia yg sdh tua. SELENGKAPNYA......

Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved