Breaking News:

Berita Video

Tanggapi Tuntutan FPR, Ahmad Darmawel Paparkan Beberapa Masalah HAM di Kalbar

Sejumlah masalah terkait Ahmad Darmawel tuturkan kepada media, pada saat orasi FPR yang menuntun HAM di Kantor Gubernur.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Dhita Mutiasari

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Maudy Asri Gita Utami

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Pelaksa tugas Kepala Bantuan Hukum Sekda Kalimantan Barat, Ahmad Darmawel menyampaikan beberapa masalah hukum HAM pada peringatan Hari HAM nasional, di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani 1 Kota Pontianak, Senin (10/12/2018).

Sejumlah masalah terkait Ahmad Darmawel tuturkan kepada media, pada saat orasi FPR yang menuntun HAM di Kantor Gubernur.

Baca: Kajari Ketapang Gelar Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti di SMAN 3 Ketapang, Ternyata Ini Tujuannya

Baca: LIVE STREAMING TVOne Indonesia Lawyers Club: Karni Ilyas Diminta Undang Rocky Gerung

"Sudah kita terima tuntuntan yang mereka ajukan dan kita meminta adanya laporan tertulis yang jelas, lengkap dan dilampirkan dokumen-dokumen pendukung agar segera ditindak lanjuti dari tuntutan itu, " ujarnya.

Lanjutnya, adanya masalah lahan tanah yang sering terjadi di wilayah Kubu Raya dan Ahmad Darmawel mengatakan pihaknya sudah menghubungi kanwil BPN untuk masalah hukum tersebut, dan pihak BPN sendiri melaporkan bahwa kubu raya ini setiap jam ada satu kasus untuk masalah tanah.

Kasus lainnya, adanya masalah pelayanan pengungsi dan masalah seorang perempuan yang menjual batu kepada perusahaan namun belum dibayar. Jadi kita ada perlindungan HAM dan itu termasuk dalam hal hak perempuan yang saat ini kita kerjakan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved