Pangdam Supriyadi ingat Prajurit Yonif RK 644/WLS Netral Saat Pemilu 2019
Dalam amanat orang nomor satu di Kodam XII Tanjungpura ini, Achmad Supriyadi mengucapkan selamat datang dan selamat tiba kembali di Bumi Khatulistiwa
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah
TRIBUPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA – Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriyadi ingatkan kepada Prajurit Yonif RK 644/Walet Sakti untuk bersikap Netral saat Pemilu 2019 Mendatang.
Pernyataan ini di sampaikan Pangdam Supriyadi saat pimpin upacara penerimaan 450 Prajurit Yonif Raider Khusus 644/Walet Sakti yang baru pulang melaksanakan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-Papua Nugini pada Selasa (11/12) di Makodam XII Tanjungpura.
Baca: Update Cuaca, Wilayah Sungai Jawi Dilanda Hujan
Baca: Didera Pertanyaan Terkait Pilihan di Pemilu, Mahfud MD Berikan Jawaban Bijak Sebagai Pemilih
Dalam amanat orang nomor satu di Kodam XII Tanjungpura ini, Achmad Supriyadi mengucapkan selamat datang dan selamat tiba kembali di Bumi Khatulistiwa Kalimantan Barat, serta ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugas dan pengabdian selama bertugas di perbatasan RI- Papua New Guinea.
"Keberhasilan yang telah dicapai selama di daerah penugasan agar dijadikan sebagai pengalaman bekal guna meningkatkan kemampuan sebagai prajurit profesional yang komitmen terhadap tugas dan tanggung jawabnya dalam mengawal tetap tegaknya NKRI,"kata Jenderal TNI AD bintang dua ini
Supriyadi pun berharap Prestasi yang telah diraih selama dalam penugasan agar dipertahankan dan ditingkatkan sehingga kredibilitas satuan yang telah dicapai selama ini akan tetap terjaga.
Pangdam XII/Tpr mengatakan tidak semua Satuan atau Prajurit dapat menikmati penugasan di daerah operasi, karena penugasan merupakan kepercayaan dan penghormatan dari negara yang tentunya menjadikan suatu kebanggaan bagi setiap prajurit.
"Maka dengan adanya kepercayaan mendapatkan tugas tersebut patut disyukuri, namun tidak boleh berlebihan, karena dapat membuat prajurit menjadi arogan, sombong serta takabur dan akan melupakan jatidiri sebagai prajurit yang dapat mencelakakan diri sendiri,"kata Pangdam XII TPR
Kemudian Mayjen TNI Achmad Supriyadi berpesan kepada 450 Prajurit Yonif RK 644/Walet Sakti Segera laksanakan konsolidasi di satuan, periksa kembali alat dan peralatan terutama senjata, amunisi dan perlengkapan serta kesehatan personel, agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.
Pada kesempatan tersebut juga Pangdam XII/Tpr mengingatkan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019. Kepada prajurit, bahwa TNI harus Netral. Sanksi tegas telah diberlakukan bagi prajurit yang melanggar terhadap netralitas TNI, karena prajurit TNI dilarang berpolitik praktis, politik TNI adalah politik Negara.
“Tugas utama kita adalah ikut membantu aparat kepolisian, mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Pemilu agar dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar untuk menjamin kesinambungan pembangunan nasional,” tegasnya.
Diakhir amanatnya Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi menekankan, dengan selesainya pelaksanaan tugas operasi, agar satuan secepatnya menyesuaikan dengan rencana kegiatan yang sudah direncanakan dari Komando Atas.
"segera melakukan pembenahan dan pembersihan pangkalan. Selain itu juga agar tetap menjaga nama baik satuan dan citra TNI AD dengan selalu berpegang teguh Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI dalam setiap kegiatan pelaksanaan tugas,"katanya
Dikatakannya lagi," Jangan pernah untuk melibatkan diri terhadap hal-hal yang bertentangan dengan aturan hukum,” tegasnya.
Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi di waktu yang sama juga menyematkan secara simbolis Satya Lencana Wira Dharma kepada personel Yonif RK 644/WLS. Hadir dalam acara Para Asisten Kasdam XII/Tpr, Para Komandan dan Kabalak Kodam XII/Tpr, Ketua Persit KCK Daerah XII/Tanjungpura beserta pengurus Persit KCK.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pangdam-xii-tpr-mayjen-tni-achmadi-supriyadi-sematkan-lencana.jpg)