Bupati Sintang Terbitkan Edaran Terkait Zakat, Infaq, dan Sedekah Bagi Para ASN

Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sintang melakukan kegiatan Sosialisasi Surat Edaran Bupati Sintang

Bupati Sintang Terbitkan Edaran Terkait Zakat, Infaq, dan Sedekah Bagi Para ASN
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sintang melakukan kegiatan Sosialisasi Surat Edaran Bupati Sintang Nomor 465/1878/Kesra/2018 tanggal 2 Juli 2018 di Balai Ruai, Selasa (11/12/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sintang melakukan kegiatan Sosialisasi Surat Edaran Bupati Sintang Nomor 465/1878/Kesra/2018 tanggal 2 Juli 2018 di Balai Ruai, Selasa (11/12/2018) pagi.

Adapun di dalam surat edaran tersebut berisi tentang Pelaksanaan Zakat, Infaq dan Sedekah Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Hadir seluruh perwakilan OPD, ASN dan pimpinan insansi vertikal, BUMN dan BUMD se- Kabupaten Sintang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang H. Anuar Akhmad, Ketua Dewan Masjid Kabupaten Sintang H. Senen Maryono dan pengurus MUI Kabupaten Sintang.

Baca: Tanggapi Tuntutan FPR, Ahmad Darmawel Paparkan Beberapa Masalah HAM di Kalbar

Ketua Baznas Kabupaten Sintang, H. Yakub Basyari menjelaskan bahwa sesuai amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, bahwa zakat merupakan pranata keagamaan.

"Zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim atau badan usaha untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya sesuai dengan syariat Islam untuk meningkatkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Selain zakat, dia menjelaskan bahwa umat Islam juga mengenal infak, yaitu harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.

Kemudian ada juga sedekah yaitu harta atau nonharta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.

"Tiga konsep ini, zakat, infak, dan sedekah merupakan potensi besar dijadikan alat untuk memberdayakan umat Islam," ujar Yakub.

Yakub menambahkan bahwa dengan edaran ini membuktikan bahwa Bupati Sintang, Jarot Winarno sangat mendukung para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan zakat yang maksimal.

Dalam mengelola zakat yang sudah diterima, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sintang melakukan beberapa kegiatan.

"Kita sudah melakukan bedah rumah di dalam kota Sintang sebanyak 8 unit rumah, bantuan untuk pedagang kecil sebanyak 5 PKL, bantuan bencana di Palu, serta bantuan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa tidak mampu,” pungkas Yakub Basyari.

Penulis: Wahidin
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved