Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Pria di Sekadau Tusuk Perut Sendiri, Bandar Narkoba Diciduk & Neno Warisman di Rasau

Kalbar 24 Jam - Aksi Nekat Pria Sobek Perut Sendiri, Bandar Narkoba Diciduk hingga Neno Warisman di Rasau Jaya

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOLASE
Warga Desa Pantok Kecamatan Nanga Taman, yang diketahui bernama Dodoi (33) nekat menusuk dirinya sendiri dengan menggunakan senjata tajam, pada Jumat (7/12). (RIVALDI ADE MUSLIADI). Pelaku AB (46) dan barang bukti yang diamankan petugas Polres Singkawang Minggu (9/12/2018). (ISTIMEWA) Ustazah Neno Warisman saat menghadiri silaturahmi di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (9/12/2018). (Facebook/Muhammad Abdul Aziz) 

Kalbar 24 Jam - Pria di Sekadau Tusuk Perut Sendiri, Bandar Narkoba Diciduk & Neno Warisman di Rasau

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beragam persitiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam 24 terakhir.

Mulai aksi percobaan bunuh diri seorang pria di Kabupaten Sekadau Kalbar.

Kemudian seorang bandar narkoba di Roba Singkawang berhasil diringkus jajaran Polres Singkawang.

Selain itu, ada pula Ustazah Neno Warisman yang datang dan bersilaturahmi ke sebuh pondok pesantren (Ponpes) di Rasau Jaya.

Baca: Wakapolda Kalbar Apresiasi Polresta Pontianak dan Polres Singkawang, Ini Prestasinya

Baca: Peringkat WBA Daud Cino Yordan Turun ke Posisi ke-4, Dukungan Netizen Justru Mengalir

Baca: Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Dua Bangunan di RasunaGarden Food Street

Berikut deretan berita dan peristiwa menarik di Kalbar yang kami rangkum dalam Kalbar 24 Jam:

Tusuk Perut Sendiri

Warga Desa Pantok Kecamatan Nanga Taman, yang diketahui bernama Dodoi (33) nekat menusuk dirinya sendiri dengan menggunakan senjata tajam sejenis seraut (pisau), pada Jumat (7/12) sekitar pukul 21:00 WIB. Beruntung aksinya tersebut diketehaui oleh seorang warga sekitar bernama Kiyayo, dan langsung melarikan ke RSUD Sekadau setelah sebelumnya dilaporkan ke oihak desa, dan sempat ditangani oleh tenaga medis setempat.
Warga Desa Pantok Kecamatan Nanga Taman, yang diketahui bernama Dodoi (33) nekat menusuk dirinya sendiri dengan menggunakan senjata tajam sejenis seraut (pisau), pada Jumat (7/12) sekitar pukul 21:00 WIB. Beruntung aksinya tersebut diketehaui oleh seorang warga sekitar bernama Kiyayo, dan langsung melarikan ke RSUD Sekadau setelah sebelumnya dilaporkan ke oihak desa, dan sempat ditangani oleh tenaga medis setempat. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI)

Warga Desa Pantok Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau bernama Dodoi (33) nekat menusuk dirinya sendiri.

Ia menusuk tubuhnya dengan menggunakan sebilah senjata tajam sejenis seraut (pisau), Jumat (7/12) sekitar pukul 21. 00 WIB.

Beruntung aksinya tersebut diketehaui seorang warga sekitar bernama Kiyayo.

Kiyayo yang melihat Dodoi melukai dirinya sendiri langsung melapor ke aparat desa setempat.

Dodoi sempat ditangani oleh tenaga medis setempat.

Kapolsek Nanga Taman, Ipda Didik Darman Putra, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengatakan, Dodoi berhasil diselamatkan dari aksi percobaan bunuh diri tersebut.

"Kita bersyukur nyawa korban berhasil diselamatkan setelah diketahui oleh beberapa warga sekitar dan langsung diberikan perawatan,” kata Ipda Didik Darman Putra kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (9/12/2018).

“Korban ini nekat melakukan aksinya karena depresi penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh," ujarnya.

Didik juga menambahkan warga yang melihat aksi korban langsung melapor ke Kades Pantok.

Kepaal Desa yang datang bersama warga dan tenaga medis saat tiba di tempat kejadian mendapati Dodoi sudah menderita luka sobek pada perutnya.

Tenaga medis kemudian mengambil tindakan untuk menghentikan pendarahan akibat luka sobek di perut.

Kemudian segera melarikan Dodoi ke RSUD Sekadau menggunakan mobil ambulan Puskesmas Nanga Taman.

Untuk itu, Kapolsek menjelaskan bahwa kasus ini adalah murni tindakan percobaan bunuh diri dan tidak ada unsur kriminalitas.

"Setelah kita periksa TKP dan berdasarkan keterangan para saksi diketahui bahwa saudara Dodoi nekat bunuh diri diduga putus asa karena mengalami sakit yang tak kunjung sembuh," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi Dodoi sudah membaik setelah dilakukan pengobatan di RSUD Sekadau.

Dia juga diizinkan pulang serta rawat jalan di rumahnya.

"Alhamdulillah berkat bantuan warga, Kades dan tenaga medis yang sigap, saudara Dodoi dapat tertolong,” kata Didik.

“Lukanya sudah diperban dan mendapat infus dengan pantauan tenaga medis yang ada di desa Pantok," tukas Didik.

Bandar Narkoba di Roban Singkawan Ditangkap Polisi

Pelaku AB (46) dan barang bukti yang diamankan petugas Polres Singkawang Minggu (9/12/2018)
Pelaku AB (46) dan barang bukti yang diamankan petugas Polres Singkawang Minggu (9/12/2018) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA)

Polres Singkawang mengamankan seorang pria berinisial AB (46).

Ia diduga sebagai bandar Narkoba jenis sabu di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Minggu (9/12/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Pengungkapan ini berdasarkan laporan dari masyarakat yang menyebutkan jika di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, sering dijadikan sebagai tempat transaksi jual beli dan pesta narkotika jenis sabu.

"Berdasarkan informasi tersebut, Kasat Narkoba langsung memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan dan UCB," kata Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi.

Setelah dilakukan rangkaian kegiatan dan informasi dirasakan akurat, anggota Satres Narkoba yang dipimpin langsung Kasat Narkoba dan di backup personel Intel Mob Batalyon B Pelopor Singkawang langsung melakukan penangkapan.

Sebagian anggota langsung masuk ke dalam rumah AB.

Pada saat anggota masuk, pintu rumah dalam keadaan terbuka, selanjutnya anggota langsung menuju ke kamar.

Didapatkanlah AB sedang berada di dalam kamar rumahnya sambil memegang ponsel.

Kemudian, Kasat Narkoba langsung memerintahkan anggota untuk menjemput Ketua RT setempat dan satu orang saksi umum untuk menyaksikan penggeledahan terhadap AB.

Saat penggeledahan berlangsung, anggota menemukan barang bukti yang diduga Narkoba tersimpan di atas kasur sebanyak 13 paket kantong plastik.

Anggota juga menemukan barang bukti lainnya.

Antara lain satu buah timbangan digital, satu buah sendok pipet, dan satu bungkus kantong plastik klip ukuran 3x5 cm.

Ada juga satu bungkus kantong plastik berisikan pipet warna putih dan uang tunai sejumlah Rp 1,3 juta yang diduga hasil dari penjualan Narkoba tersebut.

Setelah dilakukan interogasi, menurut keterangan AB bahwa narkotika jenis sabu itu merupakan miliknya yang dibelinya dari orang lain.

Orang lain itu berinisial  PP yang beralamat di Terminal Bengkayang Kota Singkawang.

Kasat Narkoba beserta sebagian anggota langsung melakukan pancingan melalui AB dengan cara telepon dan diminta untuk memesan barang dengan alasan barang sudah habis.

Namun telpon tidak di angkat oleh PP.

Kemudian anggota melakukan pengejaran ke rumah PP.

Setibanya di rumah PP, ternyata dia beserta keluarganya sudah tidak berada di rumahnya.

Rumahnya pun dalam keadaan terkunci rapat.

Atas perbuatannya, AB akan dikenakan Pasal 112 atau Pasal 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Atas penangkapan itu, AB beserta barang bukti sudah kita bawa ke Mapolres Singkawang untuk penyidikan lebih lanjut," tuturnya. (*)

Neno Warisman Hadir di Rasau Jaya

Neno Warisman saat menghadiri silaturahmi di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (9/12/2018)
Neno Warisman saat menghadiri silaturahmi di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (9/12/2018) (Facebook/Muhammad Abdul Aziz)

Ustazah Neno Warisman dijadwalkan menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (9/12/2018).

Agenda itu seperti yang diunggah pemilik Facebook, Muhammad Abdul Aziz.

Sebelum menghadiri Tabligh Akbar, Ustazah Neno Warisman bersilaturahmi ke sebuh pondok pesantren (Ponpes) di Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

 

Kehadiran Ustazah Neno Warisman itu diunggah Muhammad Abdul Aziz di Facebooknya.

Begini tulisannya:

Alhamdulillah telah tiba di Bumi Khatulistiwa Ketua DPP Relawan #2019GantiPresident

Sudah Saatnya Prabowo Sandi

Yaitu Bunda Neno Warisman

Sekarang sedang melakukan silaturahmi di salah satu pondok pesantren Rasau Jaya

Untuk melakukan deklarasi dan pengukuhan pengurus.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved