35 Ribu Pekerja PLN Ancam Mogok Kerja Selama Seminggu, Ini Penyebabnya

Serikat Pekerja (SP) PLN meminta Presiden Joko Widodo untuk turun tangan menyelamatkan PLN.

35 Ribu Pekerja PLN Ancam Mogok Kerja Selama Seminggu, Ini Penyebabnya
SP PLN
Serikat Pekerja PLN menggelar jumpa pers meminta Presiden Joko Widodo menyelamatkan perusahaan milik negara itu. 

35 Ribu Pekerja PLN Ancam Mogok Kerja Selama Seminggu, Ini Penyebabnya

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ya’ M Nurul Anshory

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Serikat Pekerja (SP) PLN meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi)  untuk turun tangan menyelamatkan PLN.

Atau pekerja PLN ancam akan melakukan mogok kerja selama tujuh hari.

Berdasarkan rilis yang diterima tribunpontianak.co.id dari DPP Serikat Pekerja PT PLN, Rabu (5/12/2018), bahwa saat ini kondisi PLN sangat mengkhawatirkan dipandang dari berbagai segi.

Baca: Menuju Malam Final Miss World 2018, Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina Ucapkan Terima Kasih

Baca: Ustadz Abdul Somad Diwawancarai Karni Ilyas di TV One, Singgung Kerajaan Riau hingga Kalimantan

Baca: 10 Negara Dengan Penggemar BTS Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk 5 Besar

Yang pertama kasus korupsi mega proyek PLTU Riau 1, serta kasus-kasus berbau korupsi lainnya yang saat ini sedang ditangani aparat hukum.

Kedua kondisi keuangan PLN yang menyedihkan dan kerugian yang diderita PLN sampai TW 3 mencapai Rp 18,48 Triliun.

Serta yang ketiga upaya pelemahan di internal PLN yang sengaja diciptakan berupa memburuknya hubungan industrial karena pelanggaran kesepakatan dan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan.

Oleh sebab itu SP PLN meminta kepada Presiden dua hal yakni:

Baca: Jadwal Liga Champion Matchday 6: Juventus, Inter Milan, Barcelona, Real Madrid, Liverpool hingga PSG

Baca: H2H Persib Bandung Vs Barito Putera: Posisi Maung Bandung Rawan di Klasemen Liga 1 Indonesia 2018

Baca: Ingat Bu Dendy? Kini Makin Tajir, dari Keluar Negeri hingga Undang Nella Kharisma

1. Mengganti Direksi PLN saat ini sebagai pihak yang langsung bertanggung jawab yang membuat PLN terpuruk serta menderita kerugian yang sangat besar.

Menggantikannya dengan Direksi PLN yang memilki integritas, profesional dan memiliki kompetensi di bidang kelistrikan.

2. Mengembalikan penguasaan kelistrikan di bidang pembangkit menyangkut hajad hidup orang banyak, kembali dikuasai dan dimiliki negara sesuai UUD 1945 pasal 33 ayat 2 untuk kesejahteraan rakyat.

Sehingga lndonesia memiliki kedaulatan di bidang energi dan listrik.

Harga listrik yang dihadirkan ke masyarakat juga bisa lebih murah. (*)

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Hasyim Ashari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved