Pemkab Kubu Raya Apresiasi Ketersediaan Fasilitas Berbasis Kesetaraan Gender

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengapresiasi upaya dan usaha dari semua pihak dalam mendukung dan melaksanakan serta menyediakan fasilitas umum

Pemkab Kubu Raya Apresiasi Ketersediaan Fasilitas Berbasis Kesetaraan Gender
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus, membuka kegiatan sosialisasi Panduan Teknis Penyediaan Sarana dan Prasarana Publik Responsif Gender dan Ramah Anak (Ruang Asi dan Tempat Penitipan Anak di Tempat Kerja), di Gardenia Hotel Kubu Raya, Jumat (7/12). 

Laporan Wartawan Tribunpontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengapresiasi upaya dan usaha dari semua pihak dalam mendukung dan melaksanakan serta menyediakan fasilitas-fasilitas umum yang berbasis kesetaraan gender pada pusat-pusat pelayanan di Kubu Raya.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus, saat membuka kegiatan sosialisasi Panduan Teknis Penyediaan Sarana dan Prasarana Publik Responsif Gender dan Ramah Anak (Ruang Asi dan Tempat Penitipan Anak di Tempat Kerja), di Gardenia Hotel Kubu Raya, Jumat (7/12/2018).

"Pembangunan dibidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak adalah bagian integral dari pembangunan nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut, telah menjadi komitmen dan keinigan serta kemajuan politis yang kuat dari pemerintah," ujarnya.

Baca: Realisasi Dana Kelurahan, Pemkot Pontianak Terima Alokasi Rp 10 Miliar untuk Semua Kelurahan

Berbagai kebijakan, program dan kegiatan diakuinya telah dilaksankan guna mewujudkan kesetaraan dan keadilan.

Pembangunan yang berkeadilan dimasyarakat merupakan salah satu sasaran yang akan dicapi dafri strategi pengarus utamaan gender.

Untuk memastikan bahwa proses dan hasil pembangunan memberikan manfaat yang adil bagi seluruh kelompok masyrakat, baik perempuan, laki-laki, anak-anak dan penyandang disabilitas.

"Kita tentu berkomitmen untuk bersama-sama baik dari unsur pemerintah dan semua unsur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Terutama dalam menyediakan tempat-tempat yang representatif bagi kesetaraan gender. Mulai dari ruang menyusui, ruang penitipan anak dan sarana bagi penyandang disabilitas.

"Secara perlahan-lahan kita akan terus berupaya, menyediakan sarana dan prasarana tersebut dipusat-pusat pelayanan kita," imbuhnya.

Menurutnya, hingga saat ini komitmen pemerintah kabupaten Kubu Raya untuk berbagai program yang responsive gender sangat jelas.

Dengan berbagai peraturan daerah, tentang peerlindungan Perempuan, Perlindungan Anak hingga peraturan daerah Kubu Raya tentang Kabupaten Layak Anak, yang dimaksudkan untuk menyediakan layanan, sarana dan prasarana yang baik bagi kesetaraan gender.

"Kita sudah buat perda pendukung, sebagai bukti dan komitmen yang kuat dari kita untuk memastikan pelayanan-pelayanan dan program-program yang kita lakukan sangat responsif gender. Dan akan terus kita benahi secara perlahan, seiring dengan proses dalam pembangunan perkantoran-perkantoran kita akan sekaligus dilengkapi dengan sarana dan prasarana public responsive gender," ungkapnya.

Menurutnya pula pembangunan kesetaraan gender dapat ditandai dengan tersedianya ruang laktasi dan TPA di fasilitas publik, seperti gedung Perkantoran, kantor pelayanan, pasar, terminal, pelabuhan dan lain sebagainya.

"Fasilitas responsive gender juga memiliki beberapa kriteria dasar anatara lain aksesibitas, yang baik, desain yang mengakomodasi perbedaan kebutuhan antara laki-laki dan perempuan, anak dan peyandang disabiltas," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved