UMK Kapuas Hulu Naik 8 Persen, Ini Penjelasan Pemda

Untuk UMK yang awalnya Rp2.204.650, setelah masuk rumus perhitungan berdasarkan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi

UMK Kapuas Hulu Naik 8 Persen, Ini Penjelasan Pemda
NET
upah minimum kabupaten UMK 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kabid Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Transmigrasi Kabupaten Kapuas Hulu, Subandi menyatakan, Upah Minimum Kabupaten dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten Kapuas Hulu mengalami kenaikan 8 persen.

"Kenaikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalbar tanggal 6 November 2018 Nomor 588/Disnakertrans/2018 tentang penetapan UMK dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2019," ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/12/2018).

Baca: Disdukcapil Kapuas Hulu Gelar FGD Bahas Standar Pelayanan, Ini Videonya

Baca: Balita Ini Divonis Terkena Kanker Payudara, Dokter Temukan Fakta Mengejutkan!

Suhandi menjelaskan, terbitnya SK tersebut seluruh pimpinan atau direktur BUMN/BUMD, perkebunan, pertanian, peternakan, transportasi, jasa perhotelan, jasa swalayan, jasa hiburan dan lembaga pelayanan swasta di Kapuas Hulu dihimbau untuk menyesuaikan pembayaran gaji/upah sesuai UMK/UMSK Kapuas Hulu.

"Penyesuaian UMK tersebut mengacu pada tingkat inflasi sebesar 2,88 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,15 persen. Maka ditetapkan ada penyesuaian UMK dan UMSK," ucapnya.

Untuk UMK yang awalnya Rp2.204.650, setelah masuk rumus perhitungan berdasarkan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi, maka naik menjadi Rp2.381.700. Sedangkan UMSK yang sebelumnya Rp2.342.700 naik menjadi Rp2.530.900.

"UMK tersebut mencakup sektor perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit, industri karet, peternakan, industri penggergajian dan pengolahan kayu.
Subandi menegaskan, per Januari 2019 keputusan Gubernur tersebut harus dilaksanakan oleh pihak perusahaan," ucapnya.

Menurutnya, kalau yang tidak mampu dia harus mengajukan penangguhan ke kita. Sepanjang dia tidak mengajukan penangguhan berarti dianggap mampu. Namun itu tetap kita awas.

"Dengan naiknya UMK dan UMSK berdasarkan pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, maka secara keseluruhan ekonomi saat ini membaik," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved