MotoGP

Jadwal MotoGP 2019: Valentino Rossi, Marc Marquez, Bagnaia dan Semua Pebalap Harus Ikuti Aturan Baru

Jadwal MotoGP 2019: Valentino Rossi, Marc Marquez, Bagnaia dan Semua Pebalap Harus Ikuti Aturan Baru

Jadwal MotoGP 2019: Valentino Rossi, Marc Marquez, Bagnaia dan Semua Pebalap Harus Ikuti Aturan Baru
instagram/Kolase TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Jadwal MotoGP 2019: Valentino Rossi, Marc Marquez, Bagnaia dan Semua Pebalap Harus Ikuti Aturan Baru 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - MotoGP 2019 mulai berlangsung pada Maret 2019.

MotoGP 2019 pertama kali digelar di Sirkuit Losail, Qatar pada 10 Maret 2019.

Menjelang digelarnya MotoGP 2019, penyelenggara mengeluarkan aturan baru.

Aturan baru di MotoGP akan mulai diberlakukan pada MotoGP 2019.

Hal itu sesuai hasil keputusan Komisi Grand Prix usai pertemuan yang digelar di Madrid pada 30 November lalu, yang dihadiri Dorna Sports, FIM, IRTA, MSMA serta Race Direction.

Aturan baru itu meliputi beberapa aspek di MotoGP. Mulai dari penentuan finish, hingga soal pembalap pengganti.

Baca: Aturan Baru MotoGP: Regulasi MotoGP 2019, Hasil Balap, Pebalap Pengganti hingga Aturan Mesin Moto2

Baca: Kejadian Paling Kontroversial di MotoGP 2018, Marc Marquez Senggol Valentino Rossi, hingga Penalti

Baca: Valentino Rossi Ungkap Musim Terburuk di MotoGP, Ternyata Bukan di MotoGP 2018

Baca: Video Detik-detik Valentino Rossi Beri Salam Perpisahan ke Dani Pedrosa yang Pensiun dari MotoGP

Berikut aturan baru di MotoGP seperti dilansir MotoGP.com:

Hasil Balap

Sebelumnya, untuk bisa finis, pembalap dan motornya harus tetap bersentuhan saat melewati garis finis.

Artinya gagal finis jika pembalap dan motornya terpisah, bisa karena crash di depan garis finis atau sebab lainnya.

Ke depannya, penentuan hasil balapan ditentukan salah satu bagian (antara pembalap dan motornya) yang terakhir melewati garis finis.

Jadi jika terjadi crash tepat sebelum finis, maka penentuan posisi finis berdasarkan bagian terakhir yang melewati garis finis.

Kedua bagian (pembalap dan motor) harus sama-sama melewati garis finis.

Pembalap Pengganti

Kadang-kadang seperti yang terjadi di kelas Moto2 dan Moto3, tim akan mengganti pembalap cedera dengan pembalap yang mendapat kontrak dengan pembalap di kejuaraan lain.

Misalnya saja dengan pembalap dari FIM CEV, misalnya saja saat Dimas Ekky tampil menggantikan Bo Bendsneyder di Moto2 Malaysia beberapa waktu lalu.

Di musim 2019, pembalap punya syarat lain agar bisa menjadi pembalap pengganti.

Pembalap pengganti itu tidak boleh melakukan aktivitas balap lain di sirkuit yang sama dalam waktu 14 hari sebelum Grand Prix dimana dia tampil sebagai pengganti.

Aturan Pembalap Kembali Balalan Usai Berhenti

Kriteria pembalap yang boleh kembali membalap usai terhenti (mengami crash atau semacamnya) semakin jelas.

Para pembalap boleh meminta dan mendapat bantuan dari marshal untuk menghidupkan kembali motornya dan balapan kembali.

Jadi pembalap bisa langsung lanjut dengan bantuan marshal atau kembali ke pit untuk ganti motor setelah crash.

Namun, FIM MotoGP Stewards akan menentukan pembalap 'aktif' yang masih layak kembali balap.

Ini untuk menanggulangi kemungkinan overlaping yang akan berbahaya jika terjadi di MotoGP.

Jika bisa melanjutkan balapan tapi malah kemungkinan di-overlap pembalap lain maka kemungkinan Stewards tidak akan kasih izin.

Menyalip Saat Bendera Kuning 

Ketika ada penalti muncul karena menyalip saat bendera kuning berkibar, pemberitahuan adanya penalti akan diinformasikan lewat dasbor motor selama tiga lap.

Sebelumnya notifikasi itu ditampilkan selama lima lap.

Menghidupkan Mesin

Untuk masalah keselamatan, sekarang tidak boleh menyalakan mesin motor di dalam garasi di saat apapun.

Mesin harus dihidupkan di luar garasi.

Gelar Resmi Rekor Lap Sirkuit dan Rekor Lap Balap

Rekor lap sirkuit dan rekor lap balap dua hal yang dianggap sama tapi sebenarnya berbeda.

Rekor lap sirkuit sepanjang masa adalah waktu tercepat dalam sejarah di semua sesi GP, baik mulai yang tercatat di tes, latihan, kualifikasi, hingga balapan.

Sedangkan rekor lap balap adalah waktu terbaik yang tercatat saat sesi balapan saja.

Poin Konsesi

Sebelumnya hak konsesi hanya berlaku dalam semusim.

Poin konsesi yang dikumpulkan hanya berlaku semusim, setelahnya akan hangus dimulai dari nol lagi.

Untuk musim depan, poin konsesi akan hangus setelah dua musim.

Misalnya, KTM memperoleh poin konsesi pada MotoGP 2018 lalu, poin itu masih berlaku untuk musim depan.

Berbeda halnya dengan sebelumnya, poin konsesi yang dikumpulkan hanya berlaku dalam musim itu saja.

Generator Listrik di Grid

Sekarang ada batasan generator listrik yang boleh dibawa ke grid.

Maksimal hanya 2 kW saja dan harus dibawa dalam satu rangkaian dengan kotak peralatan, roda cadangan, dan peralatan lainnya.

Mesin Moto2

Seperti yang diketahui, Moto2 2019 akan menggunakan mesin dari Triumph.

Sementara hanya beberapa poin yang sudah ditentukan dalam regulasi kelas Moto2, ke depannya akan segera di-update beberapa regulasi teknis di Moto2.

Alokasi Ban

Untuk kelas MotoGP, ada ubahan alokasi untuk ban hujan.

Sebelumnya tiap pembalap hanya dikasih 11 ban hujan, musim 2019 akan dikasih 13 ban.

Terdiri dari 6 ban depan dan 7 ban belakang.

Untuk kelas Moto2 dan Moto3, tidak ada batasan ban hujan.

Aturan Penalti yang Tidak Bisa Digugat

Ada beberapa penalti yang tidak bisa dibanding oleh pembalap maupun tim.

Penalti yang dimaksud utamanya penalti yang diberikan saat balapan masih berlangsung.

Misalnya saja mundur posisi, ride through (melaju di pit), dan lainnya.

Itu karena waktu yang terbatas saat balapan, hukuman yang diberikan saat balapan berlangsung akan mengganggu balapan jika diprotes oleh tim atau pembalap.

Jadwal MotoGP 2019:

1. GP Qatar Sirkuit Losail 10 Maret 
2. GP Argentina Termas de Rio Hondo 31 Maret
3. GP Americas Sirkuit Americas 14 April
4. GP Spanyol Sirkuit Jerez-Ángel Nieto 5 Mei
5. GP Prancis Sirkuit Le Mans 19 Mei
6. GP Italia Sirkuit Mugello 2 Juni
7. GP Catalunya Sirkuit Catalunya 16 Juni
8. GP Belanda Sirkuit Assen 30 Juni

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved