Hujan Deras Disertai Banjir, Jembatan Penghubung di Kecamatan Banyuke-Meranti Putus

Seperti jembatan di Kecamatan penghubung antara Desa Kayuara Kecamatan Menyuke dengan Kecamatan Meranti runtuh di terjang banjir.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Anggota Polsek Menyuke bersama Babinsa dan Perangkat Desa mengecek jembatan yang putus di Desa Kayuara   

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Hujan lebat yang terjadi pada Senin (3/12/2018) malam, menyebabkan banjir disejumlah wilayah di Kecamatan Menyuke dan Menyuke Hulu, membuat satu jembatan putus dan ratusan rumah terdampak banjir.

Seperti jembatan di Kecamatan penghubung antara Desa Kayuara Kecamatan Menyuke dengan Kecamatan Meranti runtuh di terjang banjir.

Sehingga transportasi kedua Kecamatan terputus, dan warga sempat terisolasi. Mengetahui kejadian itu, Bhabinkantibmas Bripka Heri langsung mendatagi TKP bersama perangkat Desa dan Babinsa Menyuke.

Baca: Heboh! Truk Molen Nyungsep di Parit Jalan Purnama II, Sopir Terjebak

Baca: Lembaga Penjamin Simpanan dan Untan Pontianak Gelar LPS Pulang Kampus

Dengan tujuan menghimbau kepada warga, terutama anak-anak untuk sementara tidak mendekat atau bermain-main di jembatan yang runtuh. Serta tidak bermain di sungai untuk menghindari korban.

Meski begitu, tidak ada korban dari jembatan putus akibat banjir tersebut. Dimana jembatan yang putus sepanjang 25 meter dengan lebar 5 meter.

"Kita bersyukur tidak ada rumah warga yang rusak diterjang banjir ini, tapi ini ada satu jembatan yang penghubung antar Kecamatan. Penahan jembatan ambruk, sehingga terisolasi," jelas Edi Wardi Sekretaris Desa Kayuara.

Baca: 10 Momen Keakraban BTS dan GOT7, Heboh Ngedance Bareng Sampai Ejek-ejekan!

Diakuinya, untuk saat ini sudah dibangun jembatan sementara yang mengunakan kayu dan batang kelapa. Guna mempermudhkan masyarakat lewat untuk beraktifitas.

Kini, pihak Desa sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan untuk membuat jembatan kembali normal agar warga tidak kesulitan beraktivitas.

Kapolsek Menyuke Iptu R Dolok Saribu mengungkapkan, pihaknya menghimbau warga masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap banjir dan waspada terhadap pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi.

"Salin itu, kita melakukan koordinasi dengan Perangkat Desa untuk upaya penanggulangan banjir yang terjadi di Desa tersebut," pungkas Dolok Pasaribu.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved