Baru Bebas dari Tahanan, Pria Ini Kembali Ditangkap Polisi

Dalam laporannya korban mengaku telah kehilangan sebuah handphone dikontrakannya di Jalan H. Rais A Rahman

Baru Bebas dari Tahanan, Pria Ini Kembali Ditangkap Polisi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Tersangka FA (22) saat diamankan Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seorang pria berinisial FA (22) kembali diringkus Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota. Padahal, residivis ini baru bebas dari rumah tahanan (Rutan) .

Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam mengatakan bahwa FA diamankan berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/2399/RES1.8/XII/2018/RestaPtk Tanggal 02 desember 2018.

“Dalam laporannya korban mengaku telah kehilangan sebuah handphone dikontrakannya di Jalan H. Rais A Rahman, Gang Sejati, Selasa (27/11) sekitar pukul 23.00,” ujar Kompol Abdullah Syam saat dikonfirmasi, Rabu (5/11/2018).

Baca: Diduga Ada Masalah Keluarga, Pria 42 Tahun di Segedong Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Dari pengakuan korban, Kompol Abdullah menjelaskan tersangka sempat berkunjung ke kontrakan korban. Saat itu korban sedang tertidur, namun ketika bangun korban mendapati handphone miliknya telah raib, sehingga korban menaruh kecurigaan kepada yang bersangkutan.

Setelah menerima laporan tersebut, Abdullah menuturkan bahwa pihaknya langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan.

Baca: BMKG Prediksi Curah Hujan Diprakirakan Meningkat, Waspada Batingsor

“Hasilnya kita mendapatkan informasi keberadaan terduga pelaku FA sedang berada di taman Alun-alun Kapuas, Minggu (2/12) sore,” imbuhnya.

Tambahnya, mendapati informasi tersebut unit Reskrim Polsek Pontianak Kota kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tersangka, tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Pontianak Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca: Lima Bulan Buron Setelah Bobol Rumah Dokter di Kubu Raya, Warga Kubu Diciduk Polisi

“Hasil interogasi petugas, pelaku akhirnya mengakui semua perbuatannya yang telah melakukan aksi pencurian. Namun handphonekorban telah dijual dan ditukar dengan handphone lain,” terang Abdullah.

Pengakuan tersangka, lanjut Abdullah bahwa tersangka melakukan aksi pencurian tersebut lantaran demi mendapatkan uang, guna membeli narkoba dan bermain judi.

Baca: Klasemen Liga 1 Indonesia 2018: Pekan 34 Penentu Juara - PSMS, Perseru, PS Tira Siapa Terdegradasi?

Dari tangan pelaku, Unit Reskrim berhasil mengamankan barang bukti hasil kejahatan berupa satu unit handphone merk Advan dan sebuah kotak handphone Oppo F9.

Untuk diketahui, FA merupakan Residivis yang baru bebas dari Rutan, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini tersangka telah mendekam di balik jeruji besi.

“Dia kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara,” pungkas Abdullah.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved