Manajer PLN: Kebutuhan Lisdes Sudah Disurvey Dan Diusulkan Secara Keseluruhan

Kedatangan rombongan diterima Analysist Stakeholder Management Sekretariat PT PLN (Persero) Pusat, A Janar Trirarima.

Manajer PLN: Kebutuhan Lisdes Sudah Disurvey Dan Diusulkan Secara Keseluruhan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Manajer PLN Area Sanggau, Didi Kurniawan Abuhari 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Manajer PLN Area Sanggau, Didi Kurniawan Abuhari menyampaikan,
Kebutuhan Listrik Desa (Lisdes) sudah disurvey dan diusulkan scara kseluruhan di akhir tahun 2017 ke PLN unit induk wilayah Kalbar.

“Namun penganggaran program Lisdes ini tentunya berdasarkan skala prioritas dan sesuai Roadmap Lisdes, ” katanya, Selasa (4/1/12/2018).

Baca: Mobil Kijang Krista Terjun Bebas ke Sungai di Sanggau

Baca: Kembali Sasar Wajib Pajak, UPTPPD Sanggau Periksa Kendaraan yang Melintas

Disinggung terkait kewenangan realisasinya program Lisdes tersebut, ia menjelaskan, kewenangan pengadaan dan pengendalian pekerjaanya berada di PLN Wilayah.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sanggau, Yulianto SP menyampaikan, terkait dengan elektrifikasi di Kalbar khususnya Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu, Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau mendatangi kantor PLN Pusat di Jakarta.

Kedatangan rombongan diterima Analysist Stakeholder Management Sekretariat PT PLN (Persero) Pusat, A Janar Trirarima.

Tujuan kita, lanjutnya, menanyakan program dari PLN pusat untuk Kalbar, khususnya Sanggau. Titik-titik mana saja yang akan dikerjakan.

“Tapi pada dasarnya PLN Pusat berdasarkan usulan wilayah juga. Penambahan jaringan, terutama daerah yang memang sudah ada aliran listrik seperti Batang Tarang, Tayan, Kapuas juga, masih ada titik-titik yang harus diterangi. Usulan yang sudah masuk ke mereka, enam desa. Tapi itu masih bisa bertambah,” ” katanya, Selasa (4/12).

Politisi Partai Hanura Sanggau itu menambahkan, PLN mengaku berkomitmen, setidaknya 2.020 seluruh desa di Kalbar sudah teraliri listrik. Terlebih, khusus Sanggau, suplai listrik tidak hanya dari Sanggau, tapi juga dari Pontianak dan Malaysia.

Ditambah lagi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 Kv di Tayan sudah mulai berfungsi, khusus jaringan SUTT ini, PLN menitip pesan ke Komisi III.

“Tolong dilibatkan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama. Intinya yang berperan untuk pembebasan lahan. Bukan hanya titik yang untuk dipasangi tower, tapi daerah yang dilalui jaringan juga akan mendapatkan kompensasi,” pungkasnya. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved