Jadi Sejarah Baru, Pangsa Pasar Laptop Asus di Indonesia Melejit

Pada September 2018 ini, pangsa pasar laptop consumer Asus kembali naik menjadi 42,6 persen.

Jadi Sejarah Baru, Pangsa Pasar Laptop Asus di Indonesia Melejit
ISTIMEWA / MARISA - ASUS INDONESIA TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Unit Asus ZenBook Pro 15 UX580. Laptop ini membawa berbagai keistimewaan sebagai laptop dengan dua layar pertama di dunia. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Asus mencatat tonggak sejarah baru di tahun ini.

Pada September 2018 ini, pangsa pasar laptop consumer Asus kembali naik menjadi 42,6 persen.

Data ini terungkap sebagaimana rilis yang diterima www.tribunpontianak.co.id, Selasa (04/12/2018).

Dalam rilis tersebut, pangsa pasar laptop consumer Asus di Indonesia meningkatkan dibanding  akhir kuartal sebelumnya yang 'hanya' ada di angka 38,8 persen.

Asus juga mencatatkan rekor baru di industri laptop ultra tipis atau ultrathin. Berdasarkan catatan GfK hingga September 2018, Asus berhasil meningkatkan eksistensi di pasaran Indonesia, menjadi 22,5 persen.

Dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya, peningkatan pangsa pasarnya mencapai 359 persen. Catatan tersebut menunjukkan bahwa laptop seri ASUS ZenBook sudah semakin meraih perhatian pengguna di seluruh Indonesia.

Baca: Kepala BPJS Kesehatan Mempawah Benarkan Bahwa Korban KDRT Tak Ditanggung JKN

Baca: Berharga Rp 32 Jutaan, Berikut Spesifikasi Asus ZenBook Pro 15 UX580.

Lalu, bila dibanding kuartal kedua di tahun yang sama, yakni tahun 2018, pangsa pasar notebook gaming berbasis Nvidia GTX, ASUS mengalami peningkatan market share sebesar 13,1%.

Lebih spesifik, per akhir kuartal ketiga atau di September 2018, market share ASUS untuk laptop gaming berbasis Nvidia GeForce GTX1050 mencapai 48,4 persen.

Adapun di segmen GeForce GTX1050Ti dan GeForce GTX1060, angkanya mencapai 73,7 dan 72,0 persen.

Asus juga merupakan salah satu perusahaan yang termasuk dalam daftar World’s Most Admired Companies dari majalah Fortune dan berdedikasi untuk menghadirkan berbagai jenis produk komprehensif

Seperti Zenbo, ZenFone, ZenBook dan rangkaian perangkat IT serta komponen lain, termasuk AR, VR dan IoT.

Saat ini ASUS memiliki lebih dari 16.000 orang karyawan di seluruh dunia, di mana 5.000 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) berkelas dunia.

Pada 2017 lalu, Asus juga berhasil mendapatkan revenue sebesar 13 milar dolar AS.

Sebagai bukti dari komitmen terhadap inovasi, desain dan kualitas, ASUS telah memenangkan 4.511 penghargaan dari organisasi teknologi terpandang dan media IT sedunia di tahun 2016, dan telah meraih lebih dari 721 penghargaan untuk seri Zenfone sejak tahun 2014.

Penulis: Ishak
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved