Breaking News:

Gubernur Sutarmidji Pecat Sekda M Zeet Hamdi, Ternyata Hanya Butuh Waktu 75 Hari, Ini Catatannya

Presiden Jokowi melantik langsung Sutarmidji-Ria Norsan sebagai Gubernur Kalbar periode 2018-2023. Beberapa saat kemudian pada 20 September 2018,

Penulis: Rihard Nelson | Editor: Rihard Nelson
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Sutarmidji dan M Zeet Hamdy 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Usulan Gubernur Kalbar periode 2018-2023 Sutarmidji untuk memecat Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie akhirnya terwujud. 

Presiden Joko Widodo menyetujui usulan Gubernur Sutarmidji untuk memberhentikan sebagai Sekda Kalbar, seperti diungkapkan Plh Sekda Kalbar Syarif Kamaruzaman kepada Tribun, pada Selasa (4/12/2018).

Selanjutnya, Pemprov Kalbar tinggal menunggu surat dari Menteri Dalam Negeri terkait pemberhentian M Zeet sebagai Sekda Kalbar

Usulan pemecatan M Zeet memang menjadi salah satu yang diungkapkan Sutarmidji beberapa saat usai dilantik sebagai Gubernur Kalbar. 

Baca: Sudah Ditandatangani Presiden, Surat Pemecatan Sekda Kalbar M Zeet Segera Sampai ke Gubernur

Baca: Presiden Tandatangani Surat Pemecatan Sekda Kalbar, M Zeet Diminta Siap-siap Angkat Kaki

Berikut fakta-fakta soal perseteruan Midji vs M Zeet hingga berujung pemecatan. 

1. Midji Usul Pemberhentian M Zeet

"Untuk kelancaran visi-misi saya. Mulai tanggal 20 September, saya akan kembalikan Pak Sekda ke Kementerian Dalam Negeri," ungkap Midji kepada wartawan usai menghadiri kegiatan di Hotel IBIS Pontianak, Selasa (18/9/2018).

Sehari sebelumnya, secara ekslusif Midji telah menyampaikan keputusannya ini kepada Tribun.

Menurut Midji, tak ada yang bisa membina pejabat Eselon I selain Kemendagri.  

2. Midji Jawab Surat Ketua Komisi ASN 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved