Rayakan Hari Aids Sedunia, Berbagai Komunitas Lakukan Aksi Peduli Odha

Para peserta aksi tampak kompak menyematkan pita merah terbalik di lengan baju yang melambangkan perlawanan terhadap Aids.

Rayakan Hari Aids Sedunia, Berbagai Komunitas Lakukan Aksi Peduli Odha
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Peserta aksi saat mengkampanyekan hari Aids sedunia kepada pengguna kendaraan di perempatan bundaran digulis Jalan Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (1/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berbagai komunitas di Kota Pontianak merayakan Hari Aids Sedunia dengan Aksi Peduli ODHA (Orang dengan HIV/Aids), di sekitar Bundaran Digulis, Sabtu (1/12/2018).

Puluhan remaja dari Duta HIV/Aids Kalimantan Barat, Bujang Dare Pontianak, Komunitas ABI dan Duta Genre Pontianak turut serta pada aksi tersebut.

Tampak hadir pula beberapa siswa dari Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) SMA Kemala Bhayangkari Kubu Raya pada aksi yang digelar.

Para peserta aksi tampak kompak menyematkan pita merah terbalik di lengan baju yang melambangkan perlawanan terhadap Aids.

Beberapa orang juga terlihat memegang baliho yang berisikan kampanye pemberantasan penyakit yang telah merenggut banyak nyawa ini.

Inisiator aksi, Annisa Maharani menuturkan aksi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian terhadap penyakit HIV di Kalimantan Barat.

Perempuan yang baru saja terpilih sebagai Duta HIV/Aids Kalimantan Barat 2018 ini menambahkan bahwa secara nasional, Kalimantan Barat berada di peringkat sebelas dengan 6502 orang pengidap HIV.

"Khusus di Kalbar sendiri, jumlah pengidap penyakit HIV/Aids masih cukup besar. Dimana penderita HIV di Indonesia kita berada di peringkat sebelas. Dari data terakhir, pengidap HIV di Kalimantan Barat ini mencapai 6502 orang," ujarnya saat ditemui Tribun setelah aksi.

Sementara itu, Duta HIV/Aids Kalimantan Barat 2018 lainnya, Andi Apriadi yang turut serta pada aksi tersebut menyatakan virus HIV merupakan ancaman bagi para pemuda. Oleh karenanya, pada kesempatan tersebut dirinya mengajak anak-anak muda untuk menjaga perilaku yang berisiko tertular HIV.

"Untuk anak-anak muda di Kalimantan Barat, saat ini HIV dan Aids bisa menjadi ancaman bagi kita semua. Sudah pastinya kita patut menjaga kesehatan. Menjaga dari perilaku-perilaku yang berisiko tertular HIV/Aids. Pastinya dengan kegiatan-kegiatan positif, belajar, berkumpul dengan organisasi atau komunitas di kampus atau di sekolah. Itu salah satu cara kita bisa terhindar dari penularan penyakit Aids," imbuhnya.

Hal senada diungkapkan Duta Fotogenik Bujang Dare Pontianak Rindah Tistita. Ditemui di tempat yang sama, pelajar SMAN 1 Pontianak ini juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk memahami pentingnya pencegahan penyakit mematikan ini.

Perempuan yang aktif mengikuti ekstrakurikuler debat ini menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa khawatir ketika berinteraksi dengan ODHA (orang dengan HIV/Aids). Di kesempatan tersebut, Ia bahkan berkampanye mengajak masyarakat untuk mendekati ODHA.

"Mari kita ingat bersama bahwa hari ini merupakan Hari HIV/Aids dan ayo kita dekati ODHA dan jauhi penyakitnya. Ayo," Pungkasnya.

Puluhan massa mengakhiri aksinya dengan membagi-bagikan bunga, permen dan pita merah kepada para pengguna kendaraan yang melintasi perempatan Jalan Ahmad Yani. 

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved