Gara-gara Nikita Mirzani, Pagi Pagi Pasti Happy Ditegur KPI, Stop Tayang!

Teguran demi teguran ini dilayangkan, karena banyaknya aduan masyarakat terkait program televisi asuhan Uya Kuya

Gara-gara Nikita Mirzani, Pagi Pagi Pasti Happy Ditegur KPI, Stop Tayang!
Kolase/Sumber ACara Pagi Pagi Pasti Happy
KPI resmi larang program TV Pagi Pagi Pasti Happy Tayang selama 3 Hari 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat ternyata telah memberikan dua kali teguran pada program televisi Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV.

Pertama surat teguran dilayangkan pada Februari 2018, dan teguran kedua pada Juni 2010.

Teguran demi teguran ini dilayangkan, karena banyaknya aduan masyarakat terkait program televisi asuhan Uya Kuya, Nikita Mirzani, dan Billy Syahputra tersebut.

Baca: LIVE STREAMING Indonesian Idol Junior di RCTI Jumat 30 November Pukul 14.55 WIB

Baca: Terekam Kamera Shireen Sungkar Pukul Kakaknya Zaskia, Gara-gara Ibu Tirinya!

Baca: Kebakaran Gudang Plastik di Pal 5, 20 Damkar Berjibaku Jinakkan Api

Baca: Yuk Kepoin Rumah Mewah Prilly Latuconsina, Konsep Tangga dan Karpetnya Jadi Sorotan

pagi pagi happy
pagi pagi happy ()

Keputusan ini diambil berdasarkan rapat pleno KPI dan telah sesuai prosedur yakni, melakukan sidang pemeriksaan pelanggaran untuk meminta klarifikasi.

Sidang penyampaian putusan, termasuk memberi kesempatan kepada pihak Trans TV untuk mengajukan surat jika terdapat keberatan terhadap penghentian tersebut.

"Berdasarkan pleno, KPI secara final menghentikan program P3H selama tiga hari berturut-turut mulai dari hari Senin sampai Rabu minggu depan,” ujar Dewi lagi.

Dengan diberikannya sanksi, KPI berharap agar program televisi Pagi Pagi Pasti Happy berbenah diri.

"Jangan lagi ada muatan privasi, apalagi ditambah dengan statement host yang seringkali bukannya menjernihkan persoalan tapi malah memperkeruh keadaan," jelasnya

"Membuka aib seseorang berpotensi menimbulkan konflik," kata Dewi.

Pasalnya pada jam tayang pagi, anak-anak dan remaja bisa saja menonton yang kemudian dikhawatirkan akan memberi contoh negatif.

"Dan itu merupakan pelanggaran, apalagi tayang di jam di mana anak dan remaja sangat mungkin menonton dan bisa meniru perilaku negatif,” tandasnya.

 

Halaman
1234
Editor: Mirna Tribun
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved