Atbah Hadiri Rakor Ekspor Impor PLBN, Ini Harapan Atbah

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) finalisasi ketentuan perdagangan lintas batas.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat menghadiri Rakor Ekspor Impor PLBN. (Istimewa) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) finalisasi ketentuan perdagangan lintas batas.

Rakor tersebut digelar di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (27/11/2018).

Dalam kesempatan tersebut, beberapa pejabat terkait rakor hadir dalam kesempatan tersebut.

Rakor tersebut digelar dalam rangka membahas regulasi perdagangan lintas batas antar negara.

Yakni Peraturan Menteri Perdagangan mengenai kaidah atau ketentuan ekspor dan impor barang melalui pos lintas batas tertentu.

Rakor tersebut difasilitasi langsung oleh Direktorat Impor, dari Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Baca: Bupati Sambas Hadiri RUPS Bank Kalbar Sebagai Komitmen Untuk Tumbuhkan Perekonomian

Menurut Atbah, hadirnya permendag tersebut sangat strategis dalam rangka memaksimalkan PLBN Aruk kedepan.

“Kita mengharapkan nantinya ada regulasi yang mensahkan ketentuan ekspor impor melalui PLBN Aruk Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Ini kita perlukan agar kesejahteraan masyarakat kita bisa ditingkatkan menjadi kuat dan lebih baik,” ujarnya, Jum'at (30/11/2018) di rilis yang diterima Tribun.

Ia menjelaskan, adanya pertemuan itu, merupakan sinyal bagus bagi Kabupaten Sambas.

Untuk itu ia berharap, Kabupaten Sambas bisa mendapatkan lanjutan perhatian dari pemerintah pusat.

“Kita sama-sama berdoa, agar PLBN Aruk nantinya bisa melayani Ekspor Impor. Dan yang terpenting, dengan adanya aktifitas itu bisa semakin menguntungkan kita, baik daerah maupun masyarakat sambas,” tuturnya.

Maka dengan memaksimalkan PLBN Aruk, menurut Atbah selaras dengan nawacita Pak Presiden dan Wakil Presiden. Yaitu membangun daerah dari pinggiran.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved