PA Sanggau Sukses Gelar Sidang Terpadu Perdana di Sekadau

Sebanyak 20 perkara disidangkan, Sekadau merupakan Wilayah Yurisdiksi Pengadilan agama (PA) Sanggau.

PA Sanggau Sukses Gelar Sidang Terpadu Perdana di Sekadau
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama usai digelarnya di Kantor desa Merapi, Kecamatan Sekadau Hilir, kabupaten Sekadau, Selasa (27/11). Sebanyak 20 perkara disidangkan, Sekadau merupakan Wilayah Yurisdiksi Pengadilan agama (PA) Sanggau. 

Pada kesempatan yang sama Pemerintah daerah sekadau yang diwakili Asisten III menyampaikan Pemerintah Kabupaten Sekadau menyambut baik kegiatan tersebut.

Terlebih selama ini Pengadilan Agama Sanggau sudah melaksanakan sidang keliling di Sekadau tiap tahunnya dan sekarang melaksanakan sidang terpadu sehingga masyarakat sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Untuk kedepannya Kegiatan sidang terpadu akan dianggarkan khusus lewat APBD Pemerintah kabupaten Sekadau, tidak seperti saat ini yang bersifat mandiri. Karena ini manyangkut masyarakat, dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” jelasnya.

Ia menambahkan, Pelayanan terpadu ini menjadi kebutuhan mendesak karena identitas hukum menjadi persyaratan utama dari semua administrasi negara, Kami sangat mendukung dan siap membantu pelayanan seperti ini.

“Semoga tahun depan pelayanan terpadu ini bisa diadakan lagi untuk masyarakat Kabupaten sekadau,” katanya.

Ketua Pengadilan Agama Sanggau M Toyeb, menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang membantu terwujudnya pelayanan terpadu ini. Dalam pelayanan terpadu ini, penetapan itsbat nikah langsung dikeluarkan sesaat setelah perkara diputus oleh majelis hakim.

“Selanjutnya penetapan tersebut diserahkan ke pihak KUA untuk penerbitan buku nikah. Setelah itu, berdasarkan buku nikah, Dinas Dukcapil mengeluarkan akta kelahiran bagi anak-anak para pihak pengguna layanan terpadu," ungkapnya.

"Kegiatan sidang terpadu ini merupakan program prioritas Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia dan juga Pelaksanaan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2015. Dengan asas Mudah, Cepat dan Biaya Ringan, ” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Satu diantara pihak yang berperkara, Apulwadi menyampaikan terimakasih kepada PA Sanggau dan Pemda Sekadau atas diselenggarakannya Kegiatan Sidang Terpadu ini (Itsbat Nikah).

“Hal ini sangat membantu kami, selama ini kami bingung bagaimana caranya kami mengurus buku nikah dan membuatkan akte Kelahiran anak saya. karena untuk mengurus sekolah anak sekarang diperlukan Akte kelahiran, padahal saya menikah sudah puluhan tahun dan sah menurut agama, dan baru sekarang semuanya sudah terjawab, ” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved