Mata Najwa

Manajer Madura FC Ungkap Mafia Sepakbola di Mata Najwa, EXCO PSSI Hidayat Sampaikan Pengakuan!

Manajer Madura FC Ungkap Mafia Sepakbola di Mata Najwa, EXCO PSSI Hidayat Sampaikan Pengakuan!

Manajer Madura FC Ungkap Mafia Sepakbola di Mata Najwa, EXCO PSSI Hidayat Sampaikan Pengakuan!
Youtube Mata Najwa
Manajer Madura FC Ungkap Mafia Sepakbola di Mata Najwa, EXCO PSSI Hidayat Sampaikan Pengakuan! 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Manajer Madura FC, Januar Herwanto mengungkap adanya "mafia" dalam sepakbola Indonesia.

Januar mengungkapkan pengalaman yang pernah dirasakannya langsung saat Madura FC akan away ke Sleman di Mata Najwa yang disiarkan di Trans7.

Kepada Najwa Shihab, host Mata Najwa, Januar menceritakan, saat itu, di tengah perjalanan, anggota Exco PSSI, Hidayat meneleponnya dan janjian  bertemu di Bandara Juanda Surabaya.

Baca: Klasemen Liga 1 Indonesia 2018: PSM Makassar Bakal Kunci Gelar Lebih Awal? PSMS Dibayangi Degradasi

Baca: Klasemen Liga Champion: Daftar Tim Lolos Babak 16 Besar, Man City, Real Madrid, AS Roma & Juventus

Baca: Video Drone - Live Report Arus Lalu Lintas Simpang Empat Jalan Tanjungpura - Imam Bonjol

"Saya menolak dengan halus. Akhirnya saya tiba di jogja, di jogja dia nelepon. Dia minta agar Madura FC mengalah," kata Januar. 

"Nanti Sleman (PSS) juga akan mengalah ketika dia away ke Sumenep (Madura)," kata Januar menirukan omongan Hidayat.

Januar menegaskan, pihaknya langsung menolak.

Berhubung ditolak, Hidayat kemudian menawarkan uang ke Januar.

Jumlah yang disebut, untuk menjamin bahwa Sleman akan mengalah ketika ke markas Madura FC.

"Dia mengeluarkan angka Rp 100 juta. Saya nggak mau. Saya bilang, bos saya kaya," kata Januar.

"Sudah dibilang tidak mau, dia naikkan ke Rp150 juta. Tetap kami tolak," tegas Januar.

Setelah ditolak berkali-kali, Hidayat bukannya berhenti.

Dirinya malah mengancam akan "membeli" pemain Madura FC.

"Abis itu dia ngancam, saya bisa beli pemain kamu. Saya bilang, iya silakan," katanya..

Januar menegaskan, apa yang dilakukan Hidayat, di luar kepatutan yang harusnya dimiliki exco.

"Masa/ bermental seperti makelar. Kasian jabatan EXCO kalau dia melakukan hal seperti itu," katanya.

Awalnya, Januar hanya menyebut Hidayat sebagai anggota exco yang masih aktif.

"Demi persepakbolaan kita, saya harus menyebut nama. Hidayat," katanya.

"Jadi bapak Hidayat itu yang saya nggak suka dia sebagai petinggi PSSI, kenapa melakukan itu.

"Saya kecewa sekali. Dia ngancam, saya lawan. Nah, makanya kami beruntung punya presiden klub yang menekankan main bermartabat. Menang terhormat, kalah terhormat," tegasnya.

Mendapat tudingan tersebut, Hidayat tak membantah ataupun membenarkan.

Hidayat menjawab bahwa Madura FC adalah klubnya.

"Bagaimana ceritanya saya kemudian bisa merugikan Madura FC dalam pertandingan," kata Hidayat.

Soal permintaan agar Madura FC mengalah, Hidayat justru bertanya balik.

"Mengalah gimana terus pertandingan kapan ya? Aku soalnya tidak ngikuti," katanya.

Setelah ditanya kembali, Hidayat kemudian memberikan jawaban.

"Ada keinginan, saya tak tahu oknum dari tim Sleman (PSS) siapa nyampaikan, pak gantian menang kalah," katanya.

"Wah, aku tak bisa ngomong, kemudian tak sambungkan," katanya.

Soal duit yang ditawarkan, Hidayat mengaku lupa mengenai hal itu.

"Aku lupa kalau ngomongkan duit. Tapi saya tidak menerima, jika disampaikan ada pengaturan skor," tegasnya. 

Berikut video lengkapnya:

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved