Lestarikan Budaya, Digelar Kejuaraan Menyumpit Dandim 1203 Ketapang Cup 2018
Pertandingan olah raga tradisonal daerah menyumpit dalam memperebutkan Piala Dandim 1203 Ketapang.
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pertandingan olah raga tradisonal daerah menyumpit dalam memperebutkan Piala Dandim 1203 Ketapang.
Dalam arena Pentas seni budaya dayak dan Pameran ke VI Dewan Adat Dayak Ketapang, resmi di buka oleh Bupati Martin Rantan didahului demonstrasi menyumpit.
Perlombaan menyumpit yang diikuti para pemuda dari utusan DAD 20 Kecamatan, sanggar dan anggota Kodim 1203 ketapang, berlangsung pada minggu pagi, (25/11/2018) di arena pentas seni dan budaya kompleks Pendopo Bupati Ketapang,
Baca: Satpol PP Bersihkan Bendera Partai Melanggar Aturan Pemasangan
Menurut Bupati menyumpit adalah warisan tradisi masyarakat Dayak sejak jaman dahulu, yang mana menyumpit dulunya dipergunakan untuk berburu binatang buruan.
Selain itu juga sumpit dipakai masyarakat Dayak untuk mempertahankan hidup baik, berburu untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun untuk berperang.
Dalam kejuaraan menyumpit piala Dandim 1203 Ketapang tahun ini, Martin berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ajang melestarikan sumpit kepada generasi muda Dayak.
Dewasa ini dikhawatirkan terkikis dari peradaban oleh perkembangan tehnologi dan perubahan zaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/foto-bersama-1000.jpg)