Heboh! Penemuan Mayat Laki-laki di Rawa Kebun Sawit, Ternyata Korban Sempat Pamit Untuk Pasang Pukat

Ia melanjutkan, mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Karim (61) yang merupakan warga RT 016 RW 09 Desa Setuntung Kecamatan Belitang.

Heboh! Penemuan Mayat Laki-laki di Rawa Kebun Sawit, Ternyata Korban Sempat Pamit Untuk Pasang Pukat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Mayat berjenis kelamin laki-laki yang diketahui bernama Karim (61) ditemukan warga di sebuah rawa di area perkebunan sawit, tepatnya di SP 12B Keladan Dusun Setuntung Desa Setuntung Kecamatan Belitang, Senin (26/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Warga Desa Setuntung Kecamatan Belitang, dibuat geger lantaran adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di area perkebunan sawit, pada Senin (26/11/2018).

Kapolsek Belitang IPDA Agus DJ membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia mengatakan, sesosok mayat tersebut ditemukan warga di sebuah rawa yang ada di area perkebunan sawit, tepatnya di SP 12B Keladan Dusun Setuntung Desa Setuntung Kecamatan Belitang.

Baca: Putri Aisyah Tewas di Tangan Ayah, Hamisha: Tak Menyangka Suami Saya Seperti Itu

Baca: Penemuan Mayat Dalam Lemari Pakaian, Berikut Penuturan Saksi Mata

"Kita mendapat laporan dari warga bahwa ada penemuan mayat di sebuah rawa di area perkebunan sawit. Setelah itu anggota langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran, dan ternyata benar ada sesosok mayat laki-laki yang ditemukan warga," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun.

Ia melanjutkan, mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Karim (61) yang merupakan warga RT 016 RW 09 Desa Setuntung Kecamatan Belitang.

Mayat Karim ditemukan warga dalam kondisi sudah kaku.

Agus juga menjelaskan kronologi penemuan mayat korban berawal saat keluarga korban mencari korban yang sudah tidak pulang dari Minggu (25/11/2018) kemarin.

Pihak keluarga lantas memberitahu kepada warga sekitar dan meminta bantuan untuk mencari keberadaan korban.

Pihak keluarga bersama warga kemudian mencari korban di daerah hutan dan areal perkebunan di sekitar tempat nya karena korban tidak memiliki kendaraan.

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved