Pembunuhan Sungai Rengas

Putri Aisyah Tewas di Tangan Ayah, Hamisha: Tak Menyangka Suami Saya Seperti Itu

Ia mengungkapkan, kejadian kemarin seperti sudah tidak terkendali, dikarenakan gangguan itu datang tidak terduga.

Putri Aisyah Tewas di Tangan Ayah, Hamisha: Tak Menyangka Suami Saya Seperti Itu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Hamisha (38) saat ditemui dirumahnya, Jalan Usaha Baru RT 002 RW 015 dusun IV desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (25/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hamisha (38) ibu Putri Aisyah, korban pembunuhan yang dilakukan oleh ayah kandunghnya, masih merasakan kesedihan yang mendalam. Sebagaimana diketahui, Putri Aisyah (1,4) meninggal di tangan ayahnya Sabtu (24/11/2018).

"Saya masih tidak menyangka, kenapa suami saya seperti itu padahal Ia orangnya penyayang tanggung jawab," ujar Hamisha, Minggu (25/11/2018).

Hamisha menjelaskan suaminya merupakan sosok yang tidak pernah kasar, baik kepada dirinya maupun anaknya.

Baca: HUT ke- 113 Desa Sungai Rengas, Hasan Tahar:  Ini Wujud Penghormatan pada Para Pejuang

"Sebelum kejadian, setiap balik kerja dia selalu mencium saya dan anaknya," terang Hamisha.

Hamisha menuturkan suaminya tidak pernah kasar terhadap dirinya dan anaknya, karena suaminya adalah sosok yang penyayang dan romantis.

Ia juga menuturkan bahwa suaminya tidak pernah sekali melakukan kekerasan kepada binayang, apalagi suaminya juga tidak perna ada masalah dengan tetangga.

"Memang suami saya sering mengalami gangguan mental, Sering datang tiba-tiba, namun sebelumnya ini tidak pernah melakukan tindakan kekerasan," Kata Hamisha.

Ia mengungkapkan, kejadian kemarin seperti sudah tidak terkendali, dikarenakan gangguan itu datang tidak terduga.

Baca: HUT Desa Sungai Rengas, Tugiono: Usia Bertambah, harus Lebih Mawas Diri

"Dari dulu sering cerita bahwa suka mengalami gangguan, namun baru kali ini yang benar-benar kelihatan gangguannya, sampai menyebabkan kejadian itu," Ucap Hamisha.

Ia mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, suaminya pulang kerja dalam kondisi sudah pucat, mata cekung, namun masih sempat mengantar anaknya sekolah.

"Harus diringankanlah hukumnya, karena ini diluar kendali bukan kemauan dirinya," pungkasnya.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved