Pasangan Luar Nikah Menginap di Indekos, Edi Kamtono: Tindak Tegas Pemiliknya

Saya juga mengimbau pada pemilik kos, harus mengawasi karena dia lebih tahu kondisinya dan memantau setiap orang yang datang

Pasangan Luar Nikah Menginap di Indekos, Edi Kamtono: Tindak Tegas Pemiliknya
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Edi Kamtono 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seringnya terjadi penangkapan terhadap pasangan luar nikah saat razia indekos dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja mendapat respon dari Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menuturkan ia telah meminta harus dilakukan razia secara rutin.

Ia tak mau kota yang dipimpinnya ini, rusak moralnya akibat perilaku orang-orang yang melakukan pelanggaran ini.

"Saya minta sama Satpol PP, harus dilakukan razia secara rutin. Sisir semua kos yang ada, kalau ditemukan giring saja ke pengadilan," ucap Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat diwawancarai dikantornya, Kamis (22/11/2018).

Baca: UPPU Wilayah I Komitmen Perbaikan Jembatan Dusun Nango

Edi tak segan-segan memberikan sanksi pada pemilik indekos yang tak menjaga situasi di indekosnya sehingga disalahgunakan penghuninya.

Pemiliklah menurutnya yang harus bertanggungjawab atas apa yang terjadi di tempatnya, jangan sampai menerima sembarangan orang dan harus ada pengawasan sehingga tak disalahgunakan.

"Saya juga mengimbau pada pemilik kos, harus mengawasi karena dia lebih tahu kondisinya dan memantau setiap orang yang datang. Kalau memang salah harus ditegur," tambahnya.

Baca: Peraturan MenPAN RB Tentang Sistem Ranking Seleksi CPNS 2018, Begini Ketentuannya!

Ia menyadari indekos memang tumbuh pesat di Kota Pontianak, namun pengawasannya harus dilakukan dengan ketat baik dari pemerintahan dan dari pemiliknya sendiri.

"Kos ini tempat orang menginap dan bukan untik disalahgunakan. Setiap pemilik harus taat aturan dan jangan melanggar, kita tidak mau masyarakat kita melanggar,"tegasnya.

Bagi indekos yang melanggar aturan, pemerintah disebutnya tak segan-segan melakukan penutupan, maksimal tiga kali kedapatan melanggar maka akan dilakukan penutupan.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved