4 Desa di Kecamatan Ella Hilir Manfaatkan PLTMH

Namun dengan kondisi jalan masih Tanah, meski demikian akses ke Desa Nanga Kalan relatif mudah apabila di musim kemarau

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Tim TPID Kecamatan Ella Hilir saat mengunjungi sumber PLTMH di Desa Nanga Kalan, Kabupaten Melawi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Saat ini, di Kecamatan Ella hilir sudah ada kurang lebih 4 Desa yang telah memanfaatkan listrik dari tenaga air atau lebih di kenal dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidrogen (PLTMH).

Ke-empat Desa itu, diantaranya adalah Desa Nanga Kalan yang telah memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah. Dimana masyarakat setempat telah melakukan inovasi yang jenius, yaitu dengan membangun PLTMH.

Baca: Warganet Heboh! Akun Ini Kabarkan Gisella Anastasia Gugat Cerai Gading Marten

Baca: Bupati Mempawah Terima Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat

M. Zulkifli Cani Ago, S.Hut Bidang Verifikasi Inovasi mengatakan, itu adalah sebuah inovasi yang jenius. Menurutnya, hal itu dilakukan dengan membendung sumber air yang ada.

"Inovasi itu mereka lakukan dengan membendung sumber air dari perbukitan guna menggerakkan turbin untuk mengaktifkan generator. Dengan adanya program tersebut, saat ini Desa Nanga Kalan Dusun Engkabang listriknya telah hidup 24 jam," ujarnya, Rabu (21/11/2018).

Untuk diketahui, Desa Nanga Kalan merupakan salah satu Desa yang berada di Wilayah Kecamatan Ella Hilir yang jaraknya dari Pusat Kecamatan kurang lebih 13 KM.

Namun dengan kondisi jalan masih Tanah, meski demikian akses ke Desa Nanga Kalan relatif mudah apabila di musim kemarau akan tetapi apabila pada musim hujan jalan nya menjadi licin dan berlumpur. 

Tidak hanya itu untuk sampai ke lokasi harus masih menyeberang dengan menggunakan perahu.

"Desa Nanga Kalan itu terbagi menjadi 4 Dusun yaitu Dusun Tanjung, Dusun Kalan, Dusun Kilas dan Dusun Angkabang. Dan di Desa Nanga Kalan sendiri ada 3 dusun Tanjung, Kalan dan Kilas itu sudah tersentuh oleh PLN," sambungnya.

"Saat ini masih ada satu Dusun yang belum tersentuh PLN yaitu Dusun Angkabang sehingga Desa mempunyai Keinginan akan adanya Pemerataan Pembangunan di Desa terutama dalam hal akan kebutuhan Listrik," tuturnya.

Untuk itu ia mengatakan, listrik di Desa akan bisa memenuhi Keinginan tersebut dan melihat Potensi Sumber Daya Alam yang ada. Sehingga Desa Membangun PLTMH bisa dengan menggunakan dan memaksimalkan Dana Desa. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved