Musim Penghujan, Dinas Pertanian Imbau Petani Waspadai Keong Mas dan Tikus

Agus mengungkapkan bahwa bila di musim penghujan seperti ini, hama keong emas dan hama tikus kerab mengganggu tanaman padi milik petani.

Musim Penghujan, Dinas Pertanian Imbau Petani Waspadai Keong Mas dan Tikus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Kabid Tanaman pangan dan Holtikultura, Dinas pertanian, ketahanan pangan dan perikanan Kabupaten Mempawah, Agus Sukmadi. 

Laporan wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Kabid Tanaman pangan dan Holtikultura, Dinas pertanian, ketahanan pangan dan perikanan Kabupaten Mempawah, Agus Sukmadi menghimbau kepada seluruh petani yang ada di Kabupate Mempawah untuk waspada akan hama saat musim penghujan seperti ini.

Agus mengungkapkan bahwa bila di musim penghujan seperti ini, hama keong emas dan hama tikus kerab mengganggu tanaman padi milik petani.

Baca: Jawab Polemik Isu Syirik Budaya Robo-robo, BEM STAI Mempawah Kupas Tuntas di Dialog Kebudayaan

Baca: Hari libur, Lalu Lintas di Mempawah Lengang

"Kalau musim ini yang banyak itu keong emas, dan juga tikus, kalau udah hujan gerimis malam, kadang - kadang tikus yang banyak,"ungkapnya. Saat di hubungi Tribun. Selasa (20/11/2018).

Pihaknya pun siap membantu para petani - petani jika mengalami serangan hama.

"Di kita ini ada yang namanya Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman, dan tiap kecamatan ada 1 orang, dan koordinatornya di kabupaten ada 1 orang, sehingga tiap kecamatan ada, petani harus lapor, karena kalau tidak lapor, petugas juga tidak tau, yang tau masalahnya tanaman yang kan petani sendiri, kalau lapor pasti dari dinas kita bantu,,"ungkapnya.

Aguspun menekankan kepada petani harus proaktif.

"Saya menghimbau Petani kalau ada gejala - gejala yang mencurigakan terhadap tanaman padi mereka, terhadap tanaman mereka, artinya mereka harus cepat berkoordinasi, melapor jangan petani itu sampai bingung tidak tau berbuat apa, jangan sampai serangan itu sudah parah baru melapor,"ujarnya.

Ia menjelaskan bila serangan hama telah parah maka dapat menimbulkan kerugian berlipat.

"Kalau serangan sudah parah kan kasian, di kendalikan biaya nya besar, di biarkan tanamannya mati dan rugi, jadi kita harus proaktif untuk mengendalikan hama sejak dini, kebanyakan bengong ini yang berbahaya,"tuturnya.

Caption ;Kabid Tanaman pangan dan Holtikultura, Dinas pertanian, ketahanan pangan dan perikanan Kabupaten Mempawah, Agus Sukmadi.

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved