Tersangka Korupsi, Taufik Kurniawan Masih Wakil Ketua DPR, Ini Aturannya Jika Ingin Diganti

Hampir satu bulan berstatus Tersangka kasus korupsi, Taufik Kurniawan masih menjabat Wakil Ketua DPR.

Tersangka Korupsi, Taufik Kurniawan Masih Wakil Ketua DPR, Ini Aturannya Jika Ingin Diganti
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (7/11/2018). 

Tersangka Korupsi, Taufik Kurniawan Masih Wakil Ketua DPR, Ini Aturannya Jika Ingin Diganti

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto mengungkapkan, setelah hampir satu bulan berstatus Tersangka kasus korupsi, Taufik Kurniawan masih menjabat Wakil Ketua DPR.

Hal ini karena kasus yang menimpa Taufik Kurniawan belum berkekuatan hukum tetap.

"Secara administrasi dan tentunya secara hukum, karena hukum belum ada keputusan dan (belum) inkracht. Itu posisinya Pak Taufik ini masih menjadi wakil ketua DPR RI," ujar Agus Hermanto di kompleks parlemen, Senin (19/11/2018).

Agus Hermanto menjelaskan pergantian Pimpinan DPR harus memenuhi syarat-syarat yang sudah diatur.

Baca: Taufik Kurniawan Tersangka, Peneliti Pertanyakan Komitmen Anti Korupsi DPR

Baca: Keistimewaan dan Keutamaan Hari Senin Dalam Islam Beserta Dalilnya yang Perlu Diketahui

Pimpinan DPR bisa diganti ketika dia berhalangan tetap.

Agus menjelaskan berhalangan tetap yang dimaksud adalah sakit atau meninggal dunia.

Selain itu, Pimpinan DPR juga bisa diganti jika terjerat kasus hukum yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Kondisi lainnya, Pimpinan DPR akan diganti jika dinyatakan melanggar etika oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Terakhir, pimpinan DPR juga bisa diganti jika mengundurkan diri.

Halaman
12
Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved