Breaking News:

Tak Setuju Wacana Menteri Turunkan Passing Grade CPNS 2018, Sutarmidji Minta Sistem Rangking

Saya tidak meminta untuk menurunkan angka passing grade, tapi saya mau minta pakai rangking,

Penulis: Rizky Prabowo Rahino | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji saat diwawancarai awak media usai pelantikan Wali Kota Pontianak sisa masa jabatan 2013-2018 dan Bupati Mempawah sisa masa jabatan 2014-2019 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin (19/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Gubernur H Sutarmidji menegaskan tidak setuju jika Pemerintah Pusat melalui Kementerian PAN-RB dan BKN ambil kebijakan turunkan nilai minimal ambang batas atau passing grade guna atasi problem banyaknya peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 yang tidak lolos Seleksi Kemampuan Dasar (SKD).

“Saya sudah surati kementerian. Saya tidak meminta untuk menurunkan angka passing grade, tapi saya mau minta pakai rangking,” ungkapnya saat diwawancarai awak media di Kantor Gubernur Kalbar, Senin (19/11/2018).

Baca: Edi Kamtono Berupaya Maksimal Lanjutkan Pembangunan Kota Pontianak

Menurut dia, jika kebijakan penurunan passing grade diambil maka tetap saja kuota penerimaan CPNS Kalbar tidak terpenuhi.

“Kalau rangking pasti terpenuhi. Jangan salah minta penurunan passing grade. Kalau diturunkan 10 persen, sedangkan yang nilainya masih di bawah itu kan tidak bisa juga. Tapi, kalau berdasarkan rangking, itu bisa,” tegasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved