Dua Tokoh Pendidikan Kalbar Raih Penghargaan PGRI Award 2018, Inilah Orangnya

PGRI Kalbar akan terus berjuang dalam memperhatikan kesejahteraan guru, guru honorer dan kekurangan tenaga guru akan kita perjuangkan

Dua Tokoh Pendidikan Kalbar Raih Penghargaan PGRI Award 2018, Inilah Orangnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Wakil Gubernur Kalbar, H. Ria Norsan saat memberikan penghargaan PGRI Award 2018 kepada 17 nama yang berdedikasi atas kepedulian terhadap dunia Pendidikan, khususnya di Kalbar, Senin (19/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Sebanyak 17 orang menerima penghargaan PGRI Award 2018 dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-73 tingkat Provinsi Kalbar yang dipusatkan di Kabupaten Ketapang, Senin (19/11/2018).

Dari 17 nama tersebut terdiri 6 Bupati, 4 Kepala Disdikbud, 1 Kepala Kantor Kemenag, 1 DPRD Kabupaten/Kota, 3 Pengurus PGRI Kabupaten/Kota, dan 2 nama dari Tokoh Pendidikan Kalbar.

Baca: Banjir Rendam Jalan Raya di Desa Padang Pio

Penghargaan PGRI Award sendiri diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar , H Ria Norsan dan ditandatangani langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji, sebagai dedikasi serta kepedulian mereka yang telah memajukan unsur pendidikan khususnya di Kalbar.

Satu diantara Tokoh Pendidikan sekaligus Ketua PGRI Kalbar, Prof. Dr. Samion. M. Pd yang juga menerima PGRI Award 2018 tadi mengatakan, dirinya akan terus mempertahankan bahkan akan terus meningkatkan kepedulian serta dedikasinya terhadap dunia pendidikan.

 Baca: LIGA 2 Terkini - Prediksi & Head to Head Laga Hidup-Mati PSS Sleman Vs Persiraja, (LIVE) Jam 15.30

"PGRI Kalbar akan terus berjuang dalam memperhatikan kesejahteraan guru, guru honorer dan kekurangan tenaga guru akan kita perjuangkan. Apalagi saya akan pensiun dini agar dapat fokus memperjuangkan PGRI Kalbar khususnya dunia pendidikan sebagai calon DPD saya," ucap mantan Ketua/Rektor IKIP PGRI Pontianak 2006-2018.

Selanjutnya Tokoh Pendidikan yang menerima PGRI Award 2018 di Kantor Bupati Ketapang tadi pagi, dan sekaligus menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tanjungpura, Pontianak, Dr. Aswandi, menghimbau kepada seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota khususnya di Kalbar untuk memperhatikan kesejahteraan guru. Dan dirinya juga menghimbau untuk para guru agar meningkatkan kualitas serta kapasitas masing-masing, apalagi dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Baca: Pemukiman Dilanda Banjir, Warga di Dua Kecamatan Ini Harap Ada Normalisasi Aliran Air

"Saat ini dalam menghadapi revolusi industri 4.0 para guru harus mampu memberikan tiga komponen pada muridnya, yaitu yang pertama Literasi, yang kedua Kompetensi, dan yang ketiga murid harus memiliki karakter," sebut Aswandi yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah Kalbar.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved