Paolus Hadi: Sanggau Salah Satu Kandidat Untuk Perhutanan Sosial

Bambang Supriyanto bersama rombongan, karena Sanggau menjadi salah satu kandidat untuk perhutanan sosial.

Paolus Hadi: Sanggau Salah Satu Kandidat Untuk Perhutanan Sosial
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bambang Supriyanto saat memberikan kopi kepada Bupati Sanggau, Paolus Hadi dirumah dinasnya, Sabtu (18/11) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengaku senang dengan kedatangan Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Bambang Supriyanto bersama rombongan, karena Sanggau menjadi salah satu kandidat untuk perhutanan sosial.

“Dan cukup dikenal di Kementerian. Mudah-mudahan nanti ada proyek kerjasama dengan Jerman yang tengah disiapkan oleh Kementerian. Kalau yang sekarang sudah ada SK Menteri itu ada lima, kemudian kita menambah dengan hutan adat, ada enam ribuan hektar. Kemarin sudah dapat sertifikat dari Presiden. Ada beberapa desa lagi yang siap untuk kita ajukan,” katanya.

Baca: Kunjungi Sanggau, Ini Yang Dibahas Dirjen Perhutanan Sosial Bersama Bupati Sanggau

PH sapaan akrabnya menjelaskan, dalam hutan adat ada perhutanan sosial. Hutan adat, hak pengelolaannya diserahkan ke masyarakat adat. Dia bisa berbagai jenis kegiatan sesuai dengan perhutanan sosial.

“Artinya hutan itu menjadi tumpuan untuk kehidupan masyarakat. Bukan hanya dalam bentuk pohon. Tapi hutan ini kan bisa menghasilkan banyak hal-hal lain, termasuk oksigen, air, wisata, termasuk isi hutan itu diolah utuk kerajinan, itu yang akan dieksplor,” tuturnya.

Suami Arita Apolina itu menjelaskan, bagaimana hutan diberdayakan supaya menjadi bisnis baru bagi masyarakat untuk dikelola lebih baik.

“Misalnya kerajinan-kerajinan tangan dan air, sekarang air yang jernih susah didapat. Orang yang mengelola hutan itu akan kita buat kemasan. Tentunya sumber air ini juga bisa untuk sumber listrik. Untuk pengelolanya saya lebih cenderung BUMDes,” pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved