BPJS Tunggak Pembayaran, RSU Pemangkat Berhutang Obat Untuk Pengobatan Pasien

Meski demikian, dr Ahmad Hardin mengatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

BPJS Tunggak Pembayaran, RSU Pemangkat Berhutang Obat Untuk Pengobatan Pasien
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Pemangkat dr Achmad Hardin, Selasa (28/08/2018) di ruangan kerjanya. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Pemangkat dr Ahmad Hardin mengatakan, saat ini pihaknya harus berhutang untuk memenuhi obat-obatan yang di perlukan di RSU yang di pimpinnya.

Hal itu terjadi karena pembayaran klaim yang kirim ke pihak BPJS kesehatan belum juga di bayarkan.

Sebagaimana diketahui, dr Ahmad mengatakan saat ini pihak BPJS Kesehatan Berhutang kurang lebih 6 Miliar kepada RSU Pemangkat.

Baca: BPJS Kesehatan Berhutang 6 Miliar ke RSU Pemangkat

Baca: Beredar Video Mesra Manohara dan Zack Lee, Begini Respon Nafa Urbach

"Kita untungnya kalau obat itu masih ada waktu, DHP itu kita bisa hutang dulu jadi belum kolap benar. Tapi ya namanya ngutang ya di tagih terus, kalau di tanya ya jawab masih nunggu BPJS," ujarnya, Jum'at (16/11/2018).

Saat di konfirmasi tentang saat ini setiap daerah memiliki BPI Daerah.
Ia juga menjelaskan, saat ini Kabupaten memang memiliki BPI Daerah. Akan tetapi BPI daerah itu harus masuk ke BPJS terlebih dahulu baru nanti di keluarkan satu pintu m

"Kalau BPI daerah itu kan juga masuk ke BPJS semua, keluar satu pintu baru di distribusikan," tuturnya.

Meski demikian, dr Ahmad Hardin mengatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan tetap mengikuti aturan yang ada di BPJS Kesehatan, oleh karenanya ia berharap hal dari Rumah Sakit juga bisa di penuhi.

"Kita manut aja seperti aturan BPJS, cara klaim dan lain-lain. Kami sudah berikan pelayanan sesuai, hanya hak kami yang belum di penuhi," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, disisi lain ia juga memaklumi terkait dengan kondisi BPJS saat ini. Oleh karenanya ia berharap agar semuanya bisa diselesaikan.

"Permasalahannya di BPJS saat ini katanya kepesertaan BPJS dari umum banyak drop out atau tidak bayar. Jadi harapannya itu bisa di selsaikan oleh BPJS dan biaya rumah sakit bisa di bayar oleh BPJS dan tidak menunggak terlalu lama," tutupnya. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved