Sejumlah Perusahaan Sawit yang Disegel KLHK Masih Dalam Proses Pemeriksaan

"Saat ini masih sedang proses pemeriksaan penyelidikan oleh Dirjen Gakkum. Hasilnya sampai sejauh mana akan kita rilis," ujarnya

Sejumlah Perusahaan Sawit yang Disegel KLHK Masih Dalam Proses Pemeriksaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Inspektorat Kubu Raya menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis tata cara pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) secara elektronik di kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (15/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribunpontianak , Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Belum lama ini Kementerian LHK RI telah melakukan penyegelan terhadap sejumlah perusahaan sawit di Kubu Raya yang diduga telah melakukan pembakaran lahan.

Perusahaan tersebut diantaranya PT SUM, PT PLD, PT AAN, PT APL dan PT RJP yang beberapa tergabung dalam PT AMS Grup.

Saat ini diakui Direktur Pengendalian Karhutla Kementerian LHK RI, Rafles B Panjaitan perusahan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan.

Baca: Dewan Masih Bingung Penyampaian LHKPN Secara Elektronik

Baca: Odang Nilai LHKPN Sebagai Upaya Cegah Penyalahgunaan Wewenang

"Saat ini masih sedang proses pemeriksaan penyelidikan oleh Dirjen Gakkum. Hasilnya sampai sejauh mana akan kita rilis," ujarnya, Kamis (15/11/2018).

Selain kelima perusahaan sawit tersebut Kementerian LHK juga menyegel dua perusahaan lainnya yakni PT PWA dan PT PIG. Keduanya juga diduga melakukan aktifitas yang sama yaitu membakar lahan di konsesinya.

Menurutnya Proses penegakan hukum sangatlah penting karena dalam undang-undang sudah jelas bagi koorporasi yang melakukan pembakaran akan dikenai sanksi.

"Seperti di UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup maupun Kehutanan sudah jelas sanksinya mulai dari administrasi maupun pidana. Bahkan, ijin perusahaan itu bisa dicabut," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved