Polsek Ambalau Lakukan Sosialisasi Anti PETI Kepada Masyarakat

Kapolsek Ambalau menerangkan pelaku PETI bisa didakwa dengan UU RI No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Polsek Ambalau Lakukan Sosialisasi Anti PETI Kepada Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Kapolsek Ambalau Iptu MR. Pardosi bersama anggotanya melakukan Sosialisasi Anti Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) kepada masyarakat di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Ambalau, Rabu (14/11/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Kapolsek Ambalau Iptu MR. Pardosi bersama anggotanya melakukan Sosialisasi Anti Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) kepada masyarakat di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Ambalau, Rabu (14/11/2018) siang.

Kegiatan sosialisi ini dilakukan melalui Deklarasi Anti PETI dengan mengajak masyarakat menolak PETI dan mendukung pihak kepolisian untuk memproses hukum para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca: Berhasil Kalahkan Sintang, Pelatih Kapuas Hulu Sempat Was-was

Baca: Tim Futsal Sintang Sulit Bongkar Pertahanan Kapuas Hulu, Ini Pengakutan Sang Pelatih

"Kegiatan penambangan emas tanpa ijin ini sangat merugikan masyarakat dan berdampak pada rusaknya lingkungan dan selain itu pencemaran ditimbulkan sangat membahayakan lingkungan di sekitar aliran sungai," ujar Kapolsek.

Kapolsek Ambalau menerangkan pelaku PETI bisa didakwa dengan UU RI No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Pada UU Minerba Pasal 158 dijelaskan setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp 10 miliar.

"Mari bersama kita jaga dan kita awasi wilayah kecamatan ambalau dari kegiatan PETI, karena hal tersebut berdampak sangat besar dengan rusaknya lingkungan dan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat di aliran sungai tempat kegiatan PETI tersebut," imbau Kapolsek.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved