Wagub Kalbar Harap Kabupaten/Kota Bisa Dapat Penghargaan Anugerah Parahita Ekparaya Tahun Depan

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah lakukan pembinaan terhadap kabupaten/kota

Wagub Kalbar Harap Kabupaten/Kota Bisa Dapat Penghargaan Anugerah Parahita Ekparaya Tahun Depan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Wagub Kalbar H Ria Norsan buka acara Verifikasi/Validasi Data Isian Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) di Ruang Balai Praja 2, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (13/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

 TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah lakukan pembinaan terhadap kabupaten/kota se-Kalimantan Barat dalam pelaksanaan pengarusutamaan Gender serta pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Namun, Ria Norsan mengakui hanya Kabupaten Kubu Raya uang masuk dalam verifikasi data Anugrah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018. Ia berharap banyak kabupaten/kota yang diverifikasi pada tahun 2019 mendatang.

“Saya harap tahun depan kabupaten/kota mendapat penghargaan,”ungkapnya saat buka acara Verifikasi/Validasi Data Isian Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) di Ruang Balai Praja 2, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (13/11/2018).

Baca: JaDI Kalbar Gelar Diskusi Publik, Umi: Penyelenggara Pemilu Harus Jalankan Tugas Bersungguh-sungguh

Ria Norsan menimpali keberhasilan pengisian data Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan PP-PA dan verifikasi menunjukkan keberhasilan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pembangunan PP-PA.

“Keberhasilan itu diapresiasikan dengan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya atau APE,” terangnya.  

Penghargaan APE, kata Norsan, adalah suatu kebanggaan. Provinsi Kalbar telah menerima total 8 penghargaan. Penghargaan terakhir diterima pada tahun 2016 dengan kategori peringkat Madya.

“Tahun 2016 terdapat empat Kabupaten yakni Kabupaten Sambas, Kayong Utara, Kubu Raya dan Kota Pontianak yang diverifikasi data APE. Saya harap prestasi itu dipertahankan bahkan ditingkatkan menjadi peringkat di atasnya kategori Utama atau Mentor," timpalnya.

Pemprov, terang dia, akan terus lakukan pembinaan intensif untuk pelaksanaan Pengarusutamaan Gender, Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di daerah.

“Tujuannya agar kedepan lebih baik lagi. Wujud komitmen tinggi Pemprov lainnya yakni ada anggaran yang responsif gender pada sejumlah program dan kegiatan di masing-masing OPD,” paparnya.

Anggaran Responsif Gender (ARG) merupakan Kebijakan anggaran yang menganalisis dampak anggaran pemerintah. Apakah sudah memberi manfaat yang adil bagi kesejahteraan perempuan dan laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki. 

“Keberhasilan yang diraih Kalbar dan kabupaten/kota pada tahun-tahun sebelumnya bukan kerja keras BAPPEDA dan DPPPA saja, tapi semua pihak,” pungkasnya.

Sementara itu, Tim Verifikasi Kementerian PP-PA mengatakan tim akan lakukan verifikasi di Kabupaten Kubu Raya. Ia berharap kabupaten/kota yang diverifikasi lebih banyak pada tahun depan.

“Data dan informasi ini sangat berharga bagi Kementerian dan Pemprov, Kabupaten/Kota sebagai Landasan untuk melakukan langkah-langkah strategis, terencana efektif dan efisien dalam percepatan perwujudan Pembangunan yang berkeadilan dan merata bagi semua warga di Kalbar,” singkatnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved